Tampilkan postingan dengan label Pembelajaran TKJ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pembelajaran TKJ. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Juli 2026

Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal, dan Heksadesimal(Bagian 3)

7. Konversi Biner ke Oktal

Konversi dilakukan dengan mengelompokkan bilangan biner menjadi 3 bit mulai dari sebelah kanan.

Langkah-langkah
  1. Kelompokkan setiap 3 bit dari kanan.
  2. Ubah setiap kelompok menjadi bilangan desimal.
  3. Gabungkan hasilnya menjadi bilangan oktal.

Contoh

110101111₂ ↓ 110 101 111 ↓ 6 5 7 ↓ 657₈

8. Konversi Oktal ke Biner

Setiap digit oktal diubah menjadi 3 bit biner.

Oktal Biner
0000
1001
2010
3011
4100
5101
6110
7111

Contoh

572₈ ↓ 5 = 101 7 = 111 2 = 010 ↓ 101111010₂

9. Konversi Biner ke Heksadesimal

Kelompokkan bilangan biner menjadi 4 bit dari sebelah kanan.

Contoh

101011111100₂ ↓ 1010 1111 1100 ↓ A F C ↓ AFC₁₆

10. Konversi Heksadesimal ke Biner

Setiap digit heksadesimal diubah menjadi 4 bit biner.

Hex Biner Hex Biner
0000081000
1000191001
20010A1010
30011B1011
40100C1100
50101D1101
60110E1110
70111F1111

Contoh

AC2₁₆ ↓ A = 1010 C = 1100 2 = 0010 ↓ 101011000010₂

Penerapan Sistem Bilangan pada Bidang TKJ

  • 💻 Penyimpanan data di RAM menggunakan bilangan biner.
  • 🌐 Pengalamatan IP menggunakan representasi biner.
  • 🖧 MAC Address menggunakan bilangan heksadesimal.
  • ⚙ Debugging program menggunakan alamat heksadesimal.
  • 📱 Mikrokontroler Arduino menggunakan sistem biner.
  • 🖥 Sistem operasi menggunakan alamat memori heksadesimal.

LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)

Tugas Kelompok

Diskusikan bersama kelompokmu kemudian tuliskan langkah penyelesaiannya.

No Soal
145₁₀ → Biner
2101010₂ → Desimal
3350₁₀ → Oktal
4765₈ → Desimal
5512₁₀ → Heksadesimal
6AF₁₆ → Desimal
7111001101₂ → Oktal
89C₁₆ → Biner

Evaluasi Individu

  1. 18₁₀ = ....₂
  2. 25₁₀ = ....₂
  3. 64₁₀ = ....₂
  4. 111000₂ = ....₁₀
  5. 100111₂ = ....₁₀
  6. 145₁₀ = ....₈
  7. 275₈ = ....₁₀
  8. 300₁₀ = ....₁₆
  9. 3F₁₆ = ....₁₀
  10. AB₁₆ = ....₂

Refleksi

Jawablah pertanyaan berikut.

  • Apa manfaat mempelajari sistem bilangan?
  • Konversi mana yang paling mudah menurutmu?
  • Bagian mana yang masih membingungkan?
  • Bagaimana sistem bilangan digunakan dalam jaringan komputer?

Rangkuman Materi

  • ✔ Komputer bekerja menggunakan sistem bilangan biner.
  • ✔ Sistem bilangan terdiri atas Desimal, Biner, Oktal, dan Heksadesimal.
  • ✔ Desimal → Biner menggunakan pembagian 2.
  • ✔ Desimal → Oktal menggunakan pembagian 8.
  • ✔ Desimal → Heksadesimal menggunakan pembagian 16.
  • ✔ Biner → Desimal menggunakan nilai tempat (pangkat 2).
  • ✔ Oktal → Desimal menggunakan pangkat 8.
  • ✔ Heksadesimal → Desimal menggunakan pangkat 16.
  • ✔ Biner ↔ Oktal menggunakan kelompok 3 bit.
  • ✔ Biner ↔ Heksadesimal menggunakan kelompok 4 bit.
  • ✔ Sistem bilangan merupakan dasar dalam pemrograman, jaringan komputer, sistem operasi, dan mikrokontroler.

Pesan Guru

"Belajar sistem bilangan bukan sekadar menghitung angka. Materi ini menjadi fondasi untuk memahami cara kerja komputer, jaringan, dan pemrograman. Semakin sering berlatih, semakin mudah melakukan konversi tanpa melihat contoh."

Materi Sistem Komputer Kelas X TKJ

Topik: Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal, dan Heksadesimal

SMK • Fase E • Sistem Komputer

© 2026 - Modul Pembelajaran Interaktif HTML

```

Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal, dan Heksadesimal(Bagian 2)

Konversi Sistem Bilangan

Konversi sistem bilangan adalah proses mengubah suatu bilangan dari satu basis ke basis lainnya. Dalam mata pelajaran Sistem Komputer terdapat tiga metode utama yang harus dipahami siswa.

Jenis Konversi Metode
Desimal → Biner Pembagian berulang dengan 2
Biner → Desimal Perpangkatan basis 2
Desimal → Oktal Pembagian berulang dengan 8
Oktal → Desimal Perpangkatan basis 8
Desimal → Heksadesimal Pembagian berulang dengan 16
Heksadesimal → Desimal Perpangkatan basis 16

1. Konversi Desimal ke Biner

Cara paling mudah mengubah bilangan desimal menjadi biner adalah dengan melakukan pembagian berulang menggunakan angka 2. Sisa pembagian dibaca dari bawah ke atas.

Langkah-langkah
  1. Bagi bilangan dengan 2.
  2. Catat sisa pembagian.
  3. Bagi kembali hasilnya hingga menjadi 0.
  4. Baca sisa dari bawah ke atas.

Contoh 1

Konversikan 25₁₀ ke biner.

Pembagian Hasil Sisa
25 ÷ 2 12 1
12 ÷ 2 6 0
6 ÷ 2 3 0
3 ÷ 2 1 1
1 ÷ 2 0 1
Baca sisa dari bawah 1 1 0 0 1 25₁₀ = 11001₂

Contoh 2

Konversikan 45₁₀ ke bilangan biner.

Pembagian Hasil Sisa
45 ÷ 2 22 1
22 ÷ 2 11 0
11 ÷ 2 5 1
5 ÷ 2 2 1
2 ÷ 2 1 0
1 ÷ 2 0 1
45₁₀ = 101101₂

2. Konversi Biner ke Desimal

Konversi dilakukan menggunakan nilai tempat (pangkat dua). Digit paling kanan memiliki nilai 2⁰.

Contoh

101101₂ = 1×2⁵ + 0×2⁴ + 1×2³ + 1×2² + 0×2¹ + 1×2⁰ = 32 + 0 + 8 + 4 + 0 + 1 = 45₁₀
Tips: Hitung hanya digit yang bernilai 1. Digit bernilai 0 tidak memengaruhi hasil.

3. Konversi Desimal ke Oktal

Konversi dilakukan dengan pembagian berulang menggunakan angka 8.

Contoh

Konversikan 125₁₀ menjadi oktal.

Pembagian Hasil Sisa
125 ÷ 8 15 5
15 ÷ 8 1 7
1 ÷ 8 0 1
Dibaca dari bawah 1 7 5 125₁₀ = 175₈

4. Konversi Oktal ke Desimal

Gunakan perpangkatan delapan.

175₈ = 1×8² + 7×8¹ + 5×8⁰ = 64 + 56 + 5 = 125₁₀

5. Konversi Desimal ke Heksadesimal

Lakukan pembagian berulang menggunakan angka 16. Jika sisa pembagian lebih dari 9 maka gunakan huruf A sampai F.

Nilai Huruf
10A
11B
12C
13D
14E
15F

Contoh

Konversikan 255₁₀ menjadi heksadesimal.

Pembagian Hasil Sisa
255 ÷ 16 15 15 (F)
15 ÷ 16 0 15 (F)
255₁₀ = FF₁₆

6. Konversi Heksadesimal ke Desimal

Konversi dilakukan menggunakan perpangkatan 16.

Contoh

2A₁₆ = 2×16¹ + 10×16⁰ = 32 + 10 = 42₁₀

Ringkasan Cara Konversi

Dari Ke Cara
Desimal Biner Bagi 2
Biner Desimal Pangkat 2
Desimal Oktal Bagi 8
Oktal Desimal Pangkat 8
Desimal Heksadesimal Bagi 16
Heksadesimal Desimal Pangkat 16

Latihan Mandiri

Kerjakan soal berikut pada buku tulis.

  1. 18₁₀ = ........₂
  2. 72₁₀ = ........₂
  3. 100101₂ = ........₁₀
  4. 110111₂ = ........₁₀
  5. 150₁₀ = ........₈
  6. 342₈ = ........₁₀
  7. 320₁₀ = ........₁₆
  8. 7F₁₆ = ........₁₀

Refleksi

Jawablah pertanyaan berikut.

  • Apa perbedaan konversi Desimal ke Biner dan Biner ke Desimal?
  • Mengapa heksadesimal menggunakan huruf A sampai F?
  • Bagian mana yang menurutmu paling mudah?
  • Bagian mana yang masih sulit dipahami?

Lanjut Bagian 3

```

Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal, dan Heksadesimal(Bagian 1)

Materi Sistem Komputer - Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal, dan Heksadesimal

📘 SISTEM KOMPUTER

Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal, dan Heksadesimal

Kelas X TKJ • Fase E • Semester Ganjil

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini peserta didik mampu:

  • ✔ Menjelaskan konsep sistem bilangan.
  • ✔ Mengidentifikasi karakteristik bilangan Desimal, Biner, Oktal, dan Heksadesimal.
  • ✔ Menjelaskan fungsi sistem bilangan dalam komputer.
  • ✔ Mempersiapkan diri melakukan konversi antar sistem bilangan.
Computer

Pendahuluan

Komputer merupakan perangkat elektronik yang bekerja menggunakan logika digital. Berbeda dengan manusia yang mengenal angka 0 sampai 9, komputer hanya mengenal dua kondisi yaitu hidup (ON) dan mati (OFF). Kedua kondisi tersebut direpresentasikan dalam bentuk angka 1 dan 0.

💡 Tahukah Kamu?

Seluruh foto, lagu, video, game, aplikasi, hingga sistem operasi yang ada di komputer sebenarnya hanyalah kumpulan angka biner.

Mengapa Komputer Menggunakan Bilangan?

Komputer tersusun dari jutaan transistor. Transistor hanya memiliki dua keadaan:

ON = 1 OFF = 0

Karena hanya terdapat dua kondisi tersebut, maka komputer menggunakan sistem bilangan berbasis dua (Binary Number System).

"Tanpa sistem bilangan, komputer tidak akan mampu menyimpan data, menjalankan program, maupun berkomunikasi melalui jaringan."

Jenis Sistem Bilangan

Dalam dunia komputer dikenal empat sistem bilangan utama.

Sistem Bilangan Basis Digit Contoh
Desimal 10 0 - 9 245
Biner 2 0 dan 1 101101
Oktal 8 0 - 7 572
Heksadesimal 16 0 - 9 dan A-F 3AF

Pengertian Basis Bilangan

Basis adalah banyaknya simbol atau digit yang digunakan dalam suatu sistem bilangan.

Basis Digit yang Digunakan
2 0 1
8 0 1 2 3 4 5 6 7
10 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
16 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 A B C D E F
Catatan:

Huruf A sampai F pada bilangan heksadesimal memiliki nilai sebagai berikut:

A B C D E F
10 11 12 13 14 15

Konsep Nilai Tempat

Setiap digit pada suatu bilangan memiliki nilai berdasarkan posisi atau tempatnya. Semakin ke kiri, nilainya semakin besar sesuai dengan basis sistem bilangan.

Contoh Bilangan Desimal

583 = 5 × 10² + 8 × 10¹ + 3 × 10⁰ = 500 + 80 + 3

Contoh Bilangan Biner

101101₂ = 1 × 2⁵ + 0 × 2⁴ + 1 × 2³ + 1 × 2² + 0 × 2¹ + 1 × 2⁰

Konsep nilai tempat inilah yang menjadi dasar dalam melakukan konversi antar sistem bilangan.

📚 Ringkasan Bagian 1

  • Komputer bekerja menggunakan logika digital.
  • Komputer hanya mengenal angka 0 dan 1.
  • Terdapat empat sistem bilangan utama.
  • Setiap sistem memiliki basis yang berbeda.
  • Nilai suatu digit ditentukan oleh posisi dan basis bilangan.
  • Pada bagian berikutnya akan dipelajari cara melakukan konversi antar sistem bilangan.

Lanjut ke Bagian 2

Materi Sistem Komputer Kelas X TKJ © 2026
```

MONITORING SUHU MENGGUNAKAN ARDUINO UNO DAN SENSOR TMP36

JOBSHEET PRAKTIK IoT KELAS XII TKJ MONITORING SUHU MENGGUNAKAN ARDUINO UNO DAN SENSOR TMP36 Simulasi Tinkercad Circuits A. IDENTITAS Mata Pe...