Senin, 27 Juli 2026

Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal, dan Heksadesimal(Bagian 2)

Konversi Sistem Bilangan

Konversi sistem bilangan adalah proses mengubah suatu bilangan dari satu basis ke basis lainnya. Dalam mata pelajaran Sistem Komputer terdapat tiga metode utama yang harus dipahami siswa.

Jenis Konversi Metode
Desimal → Biner Pembagian berulang dengan 2
Biner → Desimal Perpangkatan basis 2
Desimal → Oktal Pembagian berulang dengan 8
Oktal → Desimal Perpangkatan basis 8
Desimal → Heksadesimal Pembagian berulang dengan 16
Heksadesimal → Desimal Perpangkatan basis 16

1. Konversi Desimal ke Biner

Cara paling mudah mengubah bilangan desimal menjadi biner adalah dengan melakukan pembagian berulang menggunakan angka 2. Sisa pembagian dibaca dari bawah ke atas.

Langkah-langkah
  1. Bagi bilangan dengan 2.
  2. Catat sisa pembagian.
  3. Bagi kembali hasilnya hingga menjadi 0.
  4. Baca sisa dari bawah ke atas.

Contoh 1

Konversikan 25₁₀ ke biner.

Pembagian Hasil Sisa
25 ÷ 2 12 1
12 ÷ 2 6 0
6 ÷ 2 3 0
3 ÷ 2 1 1
1 ÷ 2 0 1
Baca sisa dari bawah 1 1 0 0 1 25₁₀ = 11001₂

Contoh 2

Konversikan 45₁₀ ke bilangan biner.

Pembagian Hasil Sisa
45 ÷ 2 22 1
22 ÷ 2 11 0
11 ÷ 2 5 1
5 ÷ 2 2 1
2 ÷ 2 1 0
1 ÷ 2 0 1
45₁₀ = 101101₂

2. Konversi Biner ke Desimal

Konversi dilakukan menggunakan nilai tempat (pangkat dua). Digit paling kanan memiliki nilai 2⁰.

Contoh

101101₂ = 1×2⁵ + 0×2⁴ + 1×2³ + 1×2² + 0×2¹ + 1×2⁰ = 32 + 0 + 8 + 4 + 0 + 1 = 45₁₀
Tips: Hitung hanya digit yang bernilai 1. Digit bernilai 0 tidak memengaruhi hasil.

3. Konversi Desimal ke Oktal

Konversi dilakukan dengan pembagian berulang menggunakan angka 8.

Contoh

Konversikan 125₁₀ menjadi oktal.

Pembagian Hasil Sisa
125 ÷ 8 15 5
15 ÷ 8 1 7
1 ÷ 8 0 1
Dibaca dari bawah 1 7 5 125₁₀ = 175₈

4. Konversi Oktal ke Desimal

Gunakan perpangkatan delapan.

175₈ = 1×8² + 7×8¹ + 5×8⁰ = 64 + 56 + 5 = 125₁₀

5. Konversi Desimal ke Heksadesimal

Lakukan pembagian berulang menggunakan angka 16. Jika sisa pembagian lebih dari 9 maka gunakan huruf A sampai F.

Nilai Huruf
10A
11B
12C
13D
14E
15F

Contoh

Konversikan 255₁₀ menjadi heksadesimal.

Pembagian Hasil Sisa
255 ÷ 16 15 15 (F)
15 ÷ 16 0 15 (F)
255₁₀ = FF₁₆

6. Konversi Heksadesimal ke Desimal

Konversi dilakukan menggunakan perpangkatan 16.

Contoh

2A₁₆ = 2×16¹ + 10×16⁰ = 32 + 10 = 42₁₀

Ringkasan Cara Konversi

Dari Ke Cara
Desimal Biner Bagi 2
Biner Desimal Pangkat 2
Desimal Oktal Bagi 8
Oktal Desimal Pangkat 8
Desimal Heksadesimal Bagi 16
Heksadesimal Desimal Pangkat 16

Latihan Mandiri

Kerjakan soal berikut pada buku tulis.

  1. 18₁₀ = ........₂
  2. 72₁₀ = ........₂
  3. 100101₂ = ........₁₀
  4. 110111₂ = ........₁₀
  5. 150₁₀ = ........₈
  6. 342₈ = ........₁₀
  7. 320₁₀ = ........₁₆
  8. 7F₁₆ = ........₁₀

Refleksi

Jawablah pertanyaan berikut.

  • Apa perbedaan konversi Desimal ke Biner dan Biner ke Desimal?
  • Mengapa heksadesimal menggunakan huruf A sampai F?
  • Bagian mana yang menurutmu paling mudah?
  • Bagian mana yang masih sulit dipahami?

Lanjut Bagian 3

```

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal, dan Heksadesimal(Bagian 3)

7. Konversi Biner ke Oktal Konversi dilakukan dengan mengelompokkan bilangan biner menjadi 3 bit mulai dari sebelah kanan. ...