Minggu, 09 Agustus 2026

PERENCANAAN OPERASIONAL USAHA

 

BAHAN AJAR KIK KELAS XII TKJ

PERENCANAAN OPERASIONAL USAHA

Satuan Pendidikan: SMKN 2 Sragen
Mata Pelajaran: Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan (KIK)
Kelas/Program Keahlian: XII TKJ
Materi: Perencanaan Operasional Usaha


A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian perencanaan operasional usaha.

  2. Menjelaskan tujuan dan manfaat perencanaan operasional.

  3. Mengidentifikasi kegiatan operasional dalam sebuah usaha.

  4. Menentukan kebutuhan sumber daya manusia, peralatan, bahan, dan tempat usaha.

  5. Menyusun prosedur kerja sederhana.

  6. Menentukan jadwal kegiatan operasional usaha.

  7. Menghitung kebutuhan biaya operasional sederhana.

  8. Menyusun perencanaan operasional usaha yang sesuai dengan bidang TKJ.


B. Pengertian Perencanaan Operasional Usaha

Perencanaan operasional usaha adalah proses menyusun rencana kegiatan sehari-hari yang diperlukan agar sebuah usaha dapat berjalan secara teratur, efektif, dan efisien.

Jika rencana usaha menjawab pertanyaan:

"Usaha apa yang akan kita jalankan dan bagaimana prospeknya?"

maka perencanaan operasional menjawab:

"Bagaimana usaha tersebut akan dijalankan setiap hari?"

Perencanaan operasional merupakan bagian penting dari business plan. Dalam perencanaan usaha, rencana pengoperasian menjelaskan bagaimana kegiatan usaha dilaksanakan, termasuk proses produksi atau pelayanan, kebutuhan peralatan, bahan, dan sumber daya yang digunakan.

Contoh

Sebuah kelompok siswa XII TKJ ingin membuka usaha:

"Jasa Instalasi dan Perawatan Jaringan Komputer."

Mereka tidak cukup hanya menentukan nama usaha dan harga jasa. Mereka juga harus merencanakan:

  • siapa yang menerima pesanan;

  • siapa yang melakukan survei;

  • siapa yang melakukan instalasi;

  • peralatan yang digunakan;

  • bahan yang diperlukan;

  • waktu pengerjaan;

  • biaya transportasi;

  • proses pengecekan jaringan;

  • pencatatan transaksi;

  • pelayanan setelah pekerjaan selesai.

Semua kegiatan tersebut merupakan bagian dari operasional usaha.


C. Mengapa Perencanaan Operasional Penting?

Sebuah usaha dapat memiliki produk yang bagus tetapi tetap mengalami kesulitan apabila kegiatan operasionalnya tidak terorganisasi.

Perencanaan operasional diperlukan agar kegiatan usaha:

1. Lebih Terarah

Setiap anggota mengetahui tugas dan tanggung jawabnya.

2. Menghemat Waktu

Pekerjaan dapat dilakukan berdasarkan urutan yang telah ditentukan.

3. Menghemat Biaya

Penggunaan bahan, peralatan, transportasi, dan tenaga kerja dapat dikendalikan.

4. Menjaga Kualitas

Proses kerja dapat menggunakan standar atau prosedur yang sama.

5. Mengurangi Kesalahan

Setiap pekerjaan memiliki langkah kerja yang jelas.

6. Mempermudah Pengawasan

Pemilik usaha dapat mengetahui apakah kegiatan berjalan sesuai rencana.

7. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Pelayanan yang cepat, rapi, dan konsisten akan meningkatkan kepercayaan pelanggan.


D. Unsur-Unsur Perencanaan Operasional Usaha

Perencanaan operasional dapat disusun berdasarkan beberapa unsur utama.

1. Produk atau Jasa

Tentukan terlebih dahulu apa yang akan dijual kepada pelanggan.

Untuk bidang TKJ, contohnya:

  • jasa instalasi jaringan LAN;

  • jasa konfigurasi router;

  • jasa setting Wi-Fi;

  • jasa instalasi CCTV;

  • jasa perawatan komputer;

  • jasa instalasi sistem operasi;

  • jasa perakitan komputer;

  • penjualan kabel jaringan;

  • penjualan konektor RJ45;

  • jasa pembuatan jaringan kantor kecil;

  • jasa instalasi server sederhana.

Produk atau jasa harus dijelaskan secara spesifik agar pelanggan memahami apa yang ditawarkan.


2. Sumber Daya Manusia

Tentukan siapa yang akan menjalankan kegiatan usaha.

Contoh pembagian tugas usaha jasa jaringan:

JabatanTugas
Ketua/ManajerMengatur keseluruhan usaha
AdminMenerima pesanan dan mencatat transaksi
TeknisiMelaksanakan pekerjaan teknis
MarketingMencari dan melayani pelanggan
BendaharaMengelola pemasukan dan pengeluaran

Dalam usaha kecil, satu orang dapat menjalankan beberapa tugas sekaligus.


3. Peralatan

Peralatan merupakan bagian penting dalam operasional usaha.

Contoh peralatan usaha jasa jaringan:

  • Laptop/PC

  • Tang crimping

  • LAN tester

  • Obeng

  • Multimeter

  • Kabel LAN

  • Konektor RJ45

  • Router

  • Switch

  • Access point

  • Kabel ties

  • Tool kit

  • Flashdisk

  • Label kabel

Peralatan harus disesuaikan dengan jenis layanan yang diberikan.


4. Bahan dan Persediaan

Selain peralatan, usaha membutuhkan bahan.

Contoh:

BahanKegunaan
Kabel UTPMedia jaringan
RJ45Konektor kabel jaringan
Kabel tiesMerapikan kabel
DuctingPelindung/penataan kabel
Label kabelIdentifikasi kabel
IsolasiPengamanan sambungan tertentu

Pengusaha perlu menentukan jumlah persediaan agar pekerjaan tidak terhambat karena kekurangan bahan.


5. Tempat Usaha

Tempat usaha harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Usaha jasa TKJ tidak selalu membutuhkan toko besar.

Contohnya:

Workshop kecil + layanan panggilan.

Kegiatan administrasi dilakukan di workshop, sedangkan pekerjaan instalasi dilakukan di lokasi pelanggan.

Hal yang perlu diperhatikan:

  • lokasi mudah dijangkau;

  • tersedia listrik;

  • terdapat tempat penyimpanan alat;

  • terdapat meja kerja;

  • tersedia koneksi internet;

  • lingkungan cukup aman.


6. Prosedur Kerja

Prosedur kerja atau SOP (Standard Operating Procedure) merupakan langkah-langkah standar dalam melaksanakan pekerjaan.

Contoh SOP sederhana jasa instalasi jaringan:

Pelanggan → Konsultasi → Survei → Penawaran Harga → Persetujuan → Persiapan Alat → Instalasi → Konfigurasi → Pengujian → Serah Terima → Layanan Purna Jual

Dengan adanya SOP, pekerjaan menjadi lebih teratur dan mudah dikontrol.


7. Jadwal Operasional

Usaha perlu menentukan kapan kegiatan dilakukan.

Contoh:

KegiatanWaktu
Menerima pesanan08.00–16.00
Survei lokasiSesuai janji
InstalasiSesuai jadwal pelanggan
Pemeriksaan pekerjaanSetelah instalasi
Pencatatan transaksiSetiap selesai transaksi
Evaluasi usahaSetiap minggu

Jadwal dapat disesuaikan dengan kondisi usaha.


8. Pengelolaan Persediaan

Persediaan harus dicatat agar pemilik usaha mengetahui:

  • jumlah barang yang tersedia;

  • barang yang telah digunakan;

  • barang yang harus dibeli;

  • harga pembelian;

  • jumlah minimum persediaan.

Contoh:

BarangStok AwalTerpakaiSisa
Kabel UTP5 box2 box3 box
RJ45100 buah35 buah65 buah
Kabel ties200 buah80 buah120 buah

Pencatatan sederhana dapat dilakukan menggunakan Microsoft Excel atau Google Sheets.


9. Biaya Operasional

Biaya operasional adalah biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan kegiatan usaha.

Contoh biaya operasional usaha jasa TKJ:

  • listrik;

  • internet;

  • transportasi;

  • pembelian bahan;

  • perawatan peralatan;

  • biaya komunikasi;

  • promosi;

  • kemasan;

  • administrasi.

Contoh

Sebuah usaha jasa jaringan memiliki biaya operasional bulanan:

KebutuhanBiaya
InternetRp300.000
TransportasiRp500.000
ListrikRp250.000
PromosiRp150.000
Perawatan alatRp200.000
AdministrasiRp100.000
TotalRp1.500.000

Dari data tersebut, pemilik usaha dapat mengetahui berapa biaya minimal yang harus disiapkan setiap bulan.


E. Contoh Perencanaan Operasional Usaha TKJ

Nama Usaha

JUNIOR NETWORK SOLUTION

Jenis Usaha

Jasa instalasi dan perawatan jaringan komputer.

Target Pelanggan

  • Rumah;

  • Toko;

  • UMKM;

  • Kantor kecil;

  • Sekolah;

  • Warnet;

  • Usaha yang membutuhkan jaringan Wi-Fi.

Layanan

  1. Instalasi LAN.

  2. Setting router.

  3. Setting Wi-Fi.

  4. Perawatan jaringan.

  5. Instalasi CCTV.

  6. Perbaikan koneksi jaringan.


Alur Operasional

Tahap 1 – Pelanggan Menghubungi

Pelanggan menghubungi melalui WhatsApp atau datang langsung.

Tahap 2 – Identifikasi Kebutuhan

Admin menanyakan:

  • lokasi;

  • jenis kebutuhan;

  • jumlah komputer;

  • jumlah access point;

  • kondisi jaringan;

  • waktu pengerjaan.

Tahap 3 – Survei

Teknisi melakukan pengecekan lokasi apabila diperlukan.

Tahap 4 – Membuat Penawaran

Usaha membuat estimasi:

  • bahan;

  • alat;

  • jasa;

  • transportasi;

  • waktu pengerjaan.

Tahap 5 – Persetujuan

Pelanggan menyetujui harga dan jadwal.

Tahap 6 – Pelaksanaan

Teknisi melakukan pekerjaan sesuai SOP.

Tahap 7 – Pengujian

Jaringan diuji menggunakan perangkat yang sesuai.

Contoh:

  • pengecekan koneksi;

  • pengecekan IP address;

  • pengujian kecepatan;

  • pengujian konektivitas antarperangkat.

Tahap 8 – Serah Terima

Pelanggan menerima hasil pekerjaan.

Tahap 9 – Purna Jual

Usaha memberikan layanan apabila pelanggan mengalami masalah sesuai ketentuan layanan.


F. Perencanaan Operasional dengan Konsep 5M

Salah satu cara sederhana menganalisis operasional usaha adalah menggunakan konsep 5M.

1. Man – Manusia

Siapa yang menjalankan usaha?

Contoh:

  • teknisi;

  • admin;

  • marketing;

  • bendahara.

2. Money – Uang

Berapa modal dan biaya yang diperlukan?

Contoh:

  • modal alat;

  • pembelian bahan;

  • transportasi;

  • promosi.

3. Material – Bahan

Apa saja bahan yang dibutuhkan?

Contoh:

  • kabel UTP;

  • RJ45;

  • ducting;

  • kabel ties.

4. Machine – Mesin/Peralatan

Apa saja peralatan yang diperlukan?

Contoh:

  • laptop;

  • LAN tester;

  • tang crimping;

  • router;

  • switch.

5. Method – Metode

Bagaimana pekerjaan dilakukan?

Contoh:

Pesanan → Survei → Penawaran → Persetujuan → Instalasi → Pengujian → Serah Terima

Kelima unsur tersebut harus direncanakan agar operasional usaha dapat berjalan dengan baik.


G. Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Operasional Usaha

Beberapa kesalahan yang harus dihindari antara lain:

  1. Tidak mencatat pemasukan dan pengeluaran.

  2. Tidak membuat jadwal kerja.

  3. Tidak memiliki pembagian tugas.

  4. Tidak menghitung kebutuhan bahan.

  5. Tidak melakukan pengecekan kualitas.

  6. Membeli peralatan tanpa mempertimbangkan kebutuhan.

  7. Tidak mencatat stok.

  8. Tidak memiliki SOP.

  9. Tidak melakukan evaluasi.

  10. Tidak memperhitungkan biaya transportasi dan biaya kecil lainnya.

Biaya kecil yang sering diabaikan dapat menjadi cukup besar apabila terjadi berulang kali.


H. Evaluasi Operasional

Evaluasi dilakukan untuk mengetahui apakah kegiatan usaha berjalan sesuai rencana.

Beberapa pertanyaan evaluasi:

  1. Apakah pekerjaan selesai tepat waktu?

  2. Apakah biaya sesuai dengan anggaran?

  3. Apakah pelanggan puas?

  4. Apakah terdapat komplain?

  5. Apakah terjadi pemborosan bahan?

  6. Apakah alat yang digunakan sudah sesuai?

  7. Apakah pembagian tugas berjalan baik?

  8. Apa masalah yang terjadi?

  9. Bagaimana cara memperbaikinya?

  10. Apa yang harus dilakukan pada periode berikutnya?

Evaluasi dapat dilakukan setiap minggu atau setiap bulan.


I. Studi Kasus

Kelompok siswa XII TKJ ingin membuat usaha:

"Jasa Setting Wi-Fi dan Instalasi Jaringan Rumah."

Modal awal yang tersedia adalah Rp3.000.000.

Peralatan yang sudah dimiliki:

  • 1 laptop;

  • 1 tang crimping;

  • 1 LAN tester.

Kelompok tersebut harus menentukan:

  1. Peralatan tambahan yang dibutuhkan.

  2. Bahan yang harus tersedia.

  3. Pembagian tugas anggota.

  4. Prosedur menerima pesanan.

  5. Prosedur pelaksanaan pekerjaan.

  6. Jadwal operasional.

  7. Perkiraan biaya operasional.

  8. Harga jasa.

  9. Target pelanggan.

  10. Strategi pelayanan pelanggan.

Pertanyaan Analisis

Jika pelanggan meminta pemasangan jaringan untuk 5 komputer dan 2 access point, bagaimana kelompok tersebut merencanakan operasionalnya?

Tuliskan langkah dari pelanggan melakukan pemesanan sampai pekerjaan selesai.


J. TUGAS PRAKTIK

Membuat Perencanaan Operasional Usaha TKJ

Bentuk Tugas

Kerja Kelompok 3–4 orang

Setiap kelompok membuat satu rancangan usaha yang berhubungan dengan kompetensi TKJ.

Pilihan Ide Usaha

Kelompok dapat memilih salah satu:

  1. Jasa instalasi jaringan.

  2. Jasa setting Wi-Fi.

  3. Jasa servis komputer.

  4. Jasa instalasi CCTV.

  5. Jasa perakitan komputer.

  6. Jasa maintenance komputer.

  7. Toko komputer dan aksesoris.

  8. Jasa pembuatan website sederhana.

  9. Jasa instalasi jaringan kantor.

  10. Ide usaha TKJ lainnya.


Format Tugas

1. Identitas Usaha

Nama usaha:
Jenis usaha:
Alamat/lokasi:
Nama anggota:

2. Produk/Jasa

Jelaskan produk atau jasa yang ditawarkan.

3. Target Pelanggan

Siapa calon pelanggan usaha tersebut?

4. Sumber Daya Manusia

Buat pembagian tugas setiap anggota.

5. Peralatan

Buat daftar peralatan yang diperlukan.

6. Bahan

Buat daftar bahan yang diperlukan.

7. Prosedur Operasional

Buat alur kegiatan usaha dari awal sampai selesai.

8. Jadwal Operasional

Buat jadwal kegiatan harian atau mingguan.

9. Biaya Operasional

Hitung perkiraan biaya:

  • bahan;

  • transportasi;

  • listrik;

  • internet;

  • promosi;

  • perawatan alat;

  • biaya lainnya.

10. Standar Pelayanan

Tentukan standar pelayanan yang harus diberikan kepada pelanggan.

Contoh:

  • ramah;

  • cepat;

  • transparan;

  • memberikan informasi harga sebelum pekerjaan;

  • melakukan pengujian;

  • memberikan dokumentasi pekerjaan.

11. Evaluasi

Tuliskan minimal 5 indikator keberhasilan usaha.


K. LKPD SINGKAT

"Rancang Operasional Usahamu!"

KomponenJawaban Kelompok
Nama Usaha
Jenis Usaha
Produk/Jasa
Target Pelanggan
Jumlah Anggota
Peralatan
Bahan
Tempat Usaha
Jam Operasional
Biaya Operasional
SOP
Strategi Pelayanan
Risiko Usaha
Solusi
Indikator Keberhasilan

L. REFLEKSI PESERTA DIDIK

Setelah mempelajari materi ini, jawablah pertanyaan berikut:

  1. Apa yang dimaksud dengan perencanaan operasional usaha?

  2. Mengapa sebuah usaha membutuhkan SOP?

  3. Mengapa persediaan bahan harus dicatat?

  4. Apa hubungan antara peralatan dan kualitas pelayanan?

  5. Bagian perencanaan operasional apa yang menurut Anda paling sulit?

  6. Jika Anda memiliki usaha sendiri, usaha apa yang akan Anda pilih?

  7. Apa keunggulan usaha tersebut dibandingkan pesaing?

  8. Bagaimana cara Anda menjaga kepuasan pelanggan?


M. RANGKUMAN

Perencanaan operasional usaha merupakan kegiatan menyusun bagaimana sebuah usaha akan dijalankan dalam kegiatan sehari-hari.

Hal-hal yang perlu direncanakan meliputi:

Produk/Jasa → SDM → Peralatan → Bahan → Tempat → SOP → Jadwal → Biaya → Persediaan → Pelayanan → Evaluasi

Bagi siswa TKJ, kemampuan menyusun perencanaan operasional sangat penting karena kompetensi teknis saja belum cukup untuk membangun usaha. Seorang wirausaha harus mampu menggabungkan kemampuan teknis, manajemen, pelayanan, komunikasi, administrasi, dan pengelolaan biaya.

Dengan perencanaan operasional yang baik, usaha akan lebih mudah dijalankan, dikontrol, dievaluasi, dan dikembangkan.

"Usaha yang baik tidak hanya dimulai dengan ide yang bagus, tetapi juga dengan rencana kerja yang jelas."


N. PENILAIAN TUGAS

Aspek PenilaianBobot
Ide dan kreativitas usaha20%
Kelengkapan perencanaan operasional25%
Ketepatan perhitungan biaya20%
Kesesuaian dengan kompetensi TKJ15%
Kerja sama kelompok10%
Presentasi10%
Total100%

Kriteria

Sangat Baik: Perencanaan lengkap, realistis, sistematis, kreatif, dan dapat diterapkan.

Baik: Perencanaan cukup lengkap dan dapat diterapkan dengan beberapa perbaikan.

Cukup: Perencanaan masih memiliki beberapa kekurangan.

Perlu Bimbingan: Perencanaan belum menunjukkan pemahaman yang memadai terhadap operasional usaha.


TUGAS

Jumat, 07 Agustus 2026

Push Buttiom

 Berikut penjelasan setiap bagian program agar mudah dipahami oleh siswa.

1. Mendeklarasikan Pin dan Variabel

const int ledPin = 13;
const int buttonPin = 2;

bool ledState = LOW;
bool lastButtonState = LOW;
bool buttonState;

Penjelasan:

  • const int ledPin = 13;

    • Menentukan bahwa LED berada pada pin 13.

    • const berarti nilainya tetap dan tidak dapat diubah.

  • const int buttonPin = 2;

    • Menentukan bahwa push button terhubung ke pin 2.

  • bool ledState = LOW;

    • Menyimpan kondisi LED.

    • LOW = mati.

    • HIGH = menyala.

  • bool lastButtonState = LOW;

    • Menyimpan keadaan tombol sebelumnya.

    • Digunakan agar satu kali tekan hanya dihitung sekali.

  • bool buttonState;

    • Menyimpan keadaan tombol saat ini.


2. Fungsi setup()

void setup() {
  pinMode(ledPin, OUTPUT);
  pinMode(buttonPin, INPUT);
}

Penjelasan:
Fungsi setup() hanya dijalankan sekali saat Arduino pertama kali dinyalakan.

  • pinMode(ledPin, OUTPUT);

    • Mengatur pin 13 sebagai keluaran (Output) untuk mengendalikan LED.

  • pinMode(buttonPin, INPUT);

    • Mengatur pin 2 sebagai masukan (Input) untuk membaca tombol.


3. Fungsi loop()

void loop() {

Fungsi loop() akan dijalankan terus-menerus selama Arduino hidup.


4. Membaca Tombol

buttonState = digitalRead(buttonPin);

Penjelasan:

  • digitalRead() membaca kondisi pin 2.

  • Jika tombol ditekan → bernilai HIGH.

  • Jika tombol dilepas → bernilai LOW.

Nilai tersebut disimpan pada variabel buttonState.


5. Mendeteksi Tekanan Tombol

if (buttonState == HIGH && lastButtonState == LOW) {

Artinya:

  • Tombol sekarang ditekan (HIGH).

  • Sebelumnya belum ditekan (LOW).

Dengan cara ini, Arduino hanya merespons saat awal tombol ditekan, bukan selama tombol masih ditahan.


6. Mengubah Kondisi LED

ledState = !ledState;

Tanda ! berarti kebalikan.

Misalnya:

  • Sebelumnya LOW → berubah menjadi HIGH.

  • Sebelumnya HIGH → berubah menjadi LOW.

Jadi setiap tombol ditekan, LED berganti kondisi.


7. Menyalakan atau Mematikan LED

digitalWrite(ledPin, ledState);

Perintah ini mengirimkan nilai ledState ke pin 13.

  • Jika ledState = HIGH, LED menyala.

  • Jika ledState = LOW, LED mati.


8. Debounce

delay(50);

Saat tombol ditekan, kontak mekanis sering bergetar (bouncing) sehingga Arduino bisa menganggap satu kali tekan sebagai beberapa kali tekan.

delay(50) memberi jeda 50 milidetik agar pembacaan tombol menjadi stabil.


9. Menyimpan Kondisi Tombol

lastButtonState = buttonState;

Nilai tombol saat ini disimpan sebagai kondisi sebelumnya.

Pada putaran loop() berikutnya, Arduino dapat membandingkan apakah tombol baru saja ditekan atau tidak.


Alur Program

Arduino hidup
      │
      ▼
Setup dijalankan
      │
      ▼
Loop mulai
      │
      ▼
Baca tombol
      │
      ▼
Apakah tombol baru ditekan?
      │
  Ya ───── Tidak
   │          │
   ▼          │
Ubah status LED
   │
   ▼
Tampilkan ke pin 13
   │
   ▼
Simpan kondisi tombol
   │
   ▼
Kembali ke awal loop

Intinya: setiap kali push button ditekan satu kali, LED pada pin 13 akan berganti kondisi:

  • Tekan pertama → LED menyala.

  • Tekan kedua → LED mati.

  • Tekan ketiga → LED menyala lagi.

  • Dan seterusnya. Program ini mengajarkan konsep input digital, output digital, variabel, percabangan (if), dan logika Boolean pada Arduino.


const int ledPin = 13;
const int buttonPin = 2;

bool ledState = LOW;
bool lastButtonState = LOW;
bool buttonState;

void setup() {
  pinMode(ledPin, OUTPUT);
  pinMode(buttonPin, INPUT);
}

void loop() {
  buttonState = digitalRead(buttonPin);

  if (buttonState == HIGH && lastButtonState == LOW) {
    ledState = !ledState;
    digitalWrite(ledPin, ledState);
    delay(50);  // Debounce sederhana
  }

  lastButtonState = buttonState;
}

Kamis, 06 Agustus 2026

LEMBAR JOBSHEET Kreativitas dan Inovasi dalam Kewirausahaan

 Berikut jobsheet yang disesuaikan dengan ketentuan siswa tidak diperbolehkan menggunakan HP selama pembelajaran. Semua kegiatan dikerjakan secara manual di buku tulis berdasarkan materi yang telah diberikan.

LEMBAR JOBSHEET PESERTA DIDIK (LJPD)

Mata Pelajaran

Kreativitas, Inovasi, dan Kewirausahaan (KIK)

Kelas

XI TKJ

Materi

Kreativitas dan Inovasi dalam Kewirausahaan

Alokasi Waktu

5 JP (225 Menit)


A. Identitas Peserta Didik

  • Nama :

  • Kelas :

  • No. Absen :

  • Tanggal :


B. Tujuan Pembelajaran

Setelah menyelesaikan jobsheet ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian kreativitas dan inovasi.

  2. Membedakan kreativitas dengan inovasi.

  3. Menjelaskan pentingnya kreativitas dan inovasi dalam berwirausaha.

  4. Mengidentifikasi peluang usaha sesuai kompetensi TKJ.

  5. Menyusun ide usaha yang kreatif dan inovatif.


C. Alat dan Bahan

  • Buku tulis

  • Bolpoin

  • Materi pembelajaran yang telah dibagikan guru


D. Petunjuk Pengerjaan

  1. Bacalah materi pembelajaran dengan saksama.

  2. Kerjakan seluruh soal di buku tulis menggunakan tulisan yang rapi dan mudah dibaca.

  3. Peserta didik tidak diperbolehkan menggunakan HP, tablet, laptop, maupun perangkat elektronik lainnya selama pembelajaran berlangsung.

  4. Diskusi hanya dilakukan apabila diperbolehkan oleh guru.

  5. Setelah selesai, kumpulkan buku kepada guru untuk dinilai.


E. Kegiatan 1 – Memahami Konsep

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Jelaskan pengertian kreativitas menurut pemahamanmu!

  2. Jelaskan pengertian inovasi!

  3. Apa perbedaan kreativitas dan inovasi? Berikan masing-masing satu contoh!

  4. Mengapa kreativitas sangat penting bagi seorang wirausaha?

  5. Sebutkan minimal lima ciri orang yang kreatif!


F. Kegiatan 2 – Analisis Kasus

Bacalah ilustrasi berikut!

Budi adalah siswa TKJ yang mampu menginstal sistem operasi, memperbaiki komputer sederhana, dan membuat jaringan internet. Ia ingin membuka usaha setelah lulus sekolah.

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Peluang usaha apa yang dapat dijalankan Budi?

  2. Apa ide kreatif yang dapat dilakukan agar usahanya menarik?

  3. Inovasi apa yang dapat diterapkan agar berbeda dengan usaha lain?

  4. Siapa target konsumennya?

  5. Bagaimana cara mempromosikan usahanya?


G. Kegiatan 3 – Mengembangkan Ide Usaha

Tuliskan satu ide usaha sesuai kompetensi TKJ dengan melengkapi tabel berikut.

KomponenJawaban
Nama usaha
Produk/Jasa
Target pelanggan
Modal yang diperlukan
Peralatan yang dibutuhkan
Ide kreatif
Bentuk inovasi
Cara promosi
Perkiraan keuntungan

H. Kegiatan 4 – Berpikir Kreatif

Tuliskan minimal lima peluang usaha yang dapat dilakukan oleh lulusan TKJ.

Kemudian pilih satu usaha yang menurutmu paling menjanjikan dan jelaskan alasannya.


I. Kegiatan 5 – Refleksi

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Apa manfaat kreativitas dalam dunia usaha?

  2. Mengapa inovasi diperlukan agar usaha dapat berkembang?

  3. Sikap apa yang akan kamu lakukan agar menjadi wirausaha yang kreatif?

  4. Apa pelajaran yang kamu peroleh setelah mempelajari materi ini?


J. Kesimpulan

Buatlah kesimpulan materi "Kreativitas dan Inovasi dalam Kewirausahaan" dalam minimal 10 kalimat menggunakan bahasamu sendiri.


K. Penilaian

Aspek PenilaianBobot
Ketepatan jawaban35%
Kelengkapan jawaban25%
Kemampuan analisis20%
Kreativitas ide usaha10%
Kerapian dan kebersihan tulisan10%
Total100%

L. Ketentuan

  • ✓ Semua jawaban ditulis di buku tulis.

  • ✓ Dilarang menggunakan HP atau perangkat elektronik selama pembelajaran.

  • ✓ Dilarang menyontek pekerjaan teman.

  • ✓ Gunakan bahasa yang baik dan benar.

  • ✓ Kumpulkan buku kepada guru setelah waktu pengerjaan selesai.


Pesan Motivasi

"Kreativitas membuat kita memiliki banyak ide, sedangkan inovasi menjadikan ide tersebut bermanfaat dan bernilai. Mulailah berkarya dari kemampuan yang kamu miliki hari ini."


Kreativitas, Inovasi, dan Kewirausahaan (KIK)


MATERI AJAR

KREATIVITAS DAN INOVASI DALAM KEWIRAUSAHAAN

Mata Pelajaran: Kreativitas, Inovasi, dan Kewirausahaan (KIK)

Kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)

Alokasi Waktu: 5 JP (225 Menit)


A. Pendahuluan

Di era digital saat ini, perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat. Setiap hari muncul aplikasi baru, perangkat yang semakin canggih, dan berbagai layanan berbasis internet yang memudahkan kehidupan masyarakat. Perubahan tersebut juga membuka peluang usaha baru yang dapat dimanfaatkan oleh siapa saja, termasuk siswa SMK.

Sebagai siswa Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), kalian memiliki kompetensi yang berkaitan dengan komputer, jaringan, perangkat keras, perangkat lunak, serta teknologi informasi. Kompetensi tersebut merupakan modal penting untuk menghadapi dunia kerja maupun menjadi seorang wirausahawan.

Namun, memiliki kemampuan teknis saja belum cukup. Seorang wirausahawan juga harus memiliki kreativitas dan inovasi agar mampu menciptakan solusi yang bernilai dan berbeda dari yang sudah ada. Oleh karena itu, pembelajaran tentang kreativitas dan inovasi menjadi bekal penting sebelum mempelajari perencanaan bisnis yang lebih mendalam.


B. Pengertian Kreativitas

Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk menghasilkan ide, gagasan, atau cara baru dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Ide tersebut dapat berupa sesuatu yang benar-benar baru atau pengembangan dari ide yang telah ada sehingga menjadi lebih baik dan bermanfaat.

Dalam kewirausahaan, kreativitas menjadi awal munculnya sebuah usaha. Tanpa kreativitas, seorang wirausahawan akan sulit menemukan peluang yang berbeda dari pesaingnya.

Contoh sederhana dalam kehidupan sehari-hari:

  • Membuat jadwal belajar menggunakan aplikasi digital.

  • Mendesain poster kegiatan sekolah agar lebih menarik.

  • Mengatur kabel jaringan komputer agar lebih rapi dan mudah diperbaiki.

  • Membuat layanan instal ulang komputer dengan sistem antrean yang teratur.

Semua contoh tersebut menunjukkan adanya pemikiran baru untuk memberikan solusi yang lebih baik.


C. Pengertian Inovasi

Inovasi adalah proses mengembangkan ide kreatif menjadi sesuatu yang dapat digunakan dan memberikan manfaat nyata. Dengan kata lain, inovasi merupakan penerapan kreativitas dalam bentuk produk, jasa, maupun cara kerja.

Jika kreativitas menghasilkan ide, maka inovasi mengubah ide tersebut menjadi kenyataan.

Sebagai contoh:

Seorang siswa memiliki ide untuk membantu warga yang kesulitan menginstal aplikasi komputer.

Ide tersebut kemudian diwujudkan menjadi layanan "Jasa Instalasi dan Pengaturan Komputer ke Rumah". Layanan tersebut dilengkapi dengan jadwal kunjungan dan garansi layanan selama satu minggu.

Kegiatan tersebut merupakan contoh inovasi karena ide telah diwujudkan menjadi layanan yang memiliki nilai bagi pelanggan.


D. Perbedaan Kreativitas dan Inovasi

Meskipun sering digunakan secara bersamaan, kreativitas dan inovasi memiliki pengertian yang berbeda.

KreativitasInovasi
Menghasilkan ideMenerapkan ide
Berupa gagasanBerupa tindakan nyata
Berorientasi pada pemikiranBerorientasi pada pelaksanaan
Belum menghasilkan nilai ekonomiBerpotensi menghasilkan nilai ekonomi

Kreativitas tanpa inovasi hanya menjadi sebuah ide. Sebaliknya, inovasi tidak akan muncul tanpa adanya kreativitas.


E. Mengapa Wirausaha Harus Kreatif?

Persaingan usaha saat ini sangat tinggi. Banyak orang menawarkan produk atau jasa yang hampir sama. Oleh karena itu, seorang wirausaha harus mampu memberikan nilai tambah agar produknya lebih menarik dibandingkan pesaing.

Manfaat kreativitas bagi seorang wirausaha antara lain:

  • Menemukan peluang usaha baru.

  • Menyelesaikan masalah dengan cara yang berbeda.

  • Menghasilkan produk yang lebih menarik.

  • Menyesuaikan usaha dengan perkembangan teknologi.

  • Menarik minat pelanggan.


F. Pentingnya Inovasi dalam Dunia Usaha

Inovasi membantu usaha agar tetap berkembang dan tidak tertinggal oleh perubahan zaman.

Beberapa manfaat inovasi antara lain:

  • Meningkatkan kualitas pelayanan.

  • Menambah kepuasan pelanggan.

  • Mempercepat proses kerja.

  • Mengurangi biaya operasional.

  • Membantu usaha bertahan dalam persaingan.

Banyak perusahaan besar tetap berkembang karena terus melakukan inovasi terhadap produk maupun layanannya.


G. Ciri-Ciri Orang Kreatif

Seorang yang kreatif biasanya memiliki karakteristik sebagai berikut:

  1. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

  2. Senang belajar hal baru.

  3. Berani mencoba meskipun belum pernah dilakukan.

  4. Tidak mudah menyerah ketika mengalami kegagalan.

  5. Mampu melihat peluang dari setiap masalah.

  6. Terbuka terhadap kritik dan saran.

  7. Memiliki kemampuan bekerja sama dengan orang lain.

  8. Sering mengemukakan ide atau pendapat.

Karakter tersebut perlu dilatih sejak masih duduk di bangku sekolah.


H. Faktor yang Mempengaruhi Kreativitas

Kreativitas dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain:

Faktor Internal

  • Motivasi untuk belajar.

  • Percaya diri.

  • Pengetahuan yang dimiliki.

  • Pengalaman.

  • Kemauan untuk mencoba.

Faktor Eksternal

  • Lingkungan keluarga.

  • Sekolah.

  • Guru.

  • Teman.

  • Kemajuan teknologi.

  • Dukungan masyarakat.

Lingkungan yang positif akan membantu seseorang menjadi lebih kreatif.


I. Kreativitas dan Inovasi dalam Kompetensi TKJ

Siswa TKJ memiliki banyak keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha di masa depan.

Contohnya antara lain:

Bidang Komputer

  • Instalasi sistem operasi.

  • Perawatan komputer.

  • Perakitan komputer.

Bidang Jaringan

  • Instalasi jaringan LAN.

  • Konfigurasi router.

  • Instalasi WiFi.

Bidang Digital

  • Desain grafis.

  • Pembuatan website sederhana.

  • Editing video.

  • Pembuatan media promosi digital.

Seluruh kemampuan tersebut dapat menjadi peluang usaha apabila dikembangkan secara kreatif.


J. Contoh Kreativitas dan Inovasi Bidang TKJ

Misalnya terdapat banyak warga yang mengalami kesulitan memasang printer.

Seorang siswa TKJ memiliki ide membuka layanan pemasangan printer.

Agar lebih menarik, ia menambahkan:

  • Panduan penggunaan printer.

  • Garansi pemasangan.

  • Layanan konsultasi.

  • Jadwal kunjungan sesuai waktu pelanggan.

Tambahan layanan tersebut merupakan bentuk inovasi yang memberikan nilai tambah.


K. Cara Menumbuhkan Kreativitas

Kreativitas dapat dilatih melalui kebiasaan berikut.

  • Membaca buku dan artikel teknologi.

  • Mengamati permasalahan di sekitar.

  • Berdiskusi dengan teman.

  • Mengikuti perkembangan teknologi.

  • Berlatih membuat karya sederhana.

  • Tidak takut melakukan kesalahan.

  • Mencatat ide yang muncul.

Semakin sering seseorang berlatih, semakin berkembang kreativitasnya.


L. Hambatan Kreativitas

Beberapa hal yang dapat menghambat kreativitas antara lain:

  • Takut gagal.

  • Malas belajar.

  • Cepat merasa puas.

  • Kurang percaya diri.

  • Tidak mau menerima kritik.

  • Tidak berani mencoba sesuatu yang baru.

Hambatan tersebut harus diatasi agar seseorang mampu berkembang.


M. Studi Kasus

Di lingkungan sekolah terdapat beberapa permasalahan.

  • Komputer laboratorium sering lambat.

  • Banyak guru kesulitan menggunakan aplikasi tertentu.

  • Kabel jaringan kurang rapi.

  • Dokumentasi kegiatan sekolah belum tertata dengan baik.

Pertanyaan untuk didiskusikan:

  1. Permasalahan mana yang dapat diselesaikan oleh siswa TKJ?

  2. Ide kreatif apa yang dapat dilakukan?

  3. Bagaimana inovasi yang dapat diterapkan agar solusi tersebut lebih bermanfaat?


N. Rangkuman

  • Kreativitas adalah kemampuan menghasilkan ide baru.

  • Inovasi adalah penerapan ide menjadi produk atau layanan yang bermanfaat.

  • Kreativitas menjadi awal munculnya peluang usaha.

  • Inovasi membuat usaha memiliki nilai tambah.

  • Siswa TKJ memiliki banyak peluang untuk mengembangkan kreativitas melalui kemampuan di bidang komputer, jaringan, dan teknologi informasi.


O. Refleksi

Setelah mempelajari materi ini, renungkan pertanyaan berikut.

  1. Keterampilan TKJ apa yang paling kamu kuasai?

  2. Masalah apa yang sering kamu temui di lingkungan sekolah atau rumah yang dapat diselesaikan dengan kemampuan tersebut?

  3. Ide kreatif apa yang muncul untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut?

  4. Bagaimana ide tersebut dapat dikembangkan menjadi peluang usaha di masa depan?


P. Penutup

Kreativitas dan inovasi merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap calon wirausahawan. Melalui kreativitas, seseorang mampu menemukan berbagai ide baru, sedangkan melalui inovasi ide tersebut diwujudkan menjadi solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Bagi siswa TKJ, keterampilan di bidang teknologi merupakan modal yang sangat berharga. Dengan terus belajar, berlatih, dan berani mencoba, setiap siswa memiliki kesempatan untuk menciptakan karya, memberikan solusi, bahkan membangun usaha yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

"Peluang usaha tidak selalu dimulai dari modal yang besar, tetapi dari kemampuan melihat masalah dan menghadirkan solusi yang kreatif serta inovatif."


Senin, 03 Agustus 2026

Proyek Website

 

Untuk proyek Website Profil Usaha di Blogspot, penilaian sebaiknya tidak hanya melihat tampilan, tetapi juga isi, fungsi, dan kreativitas. Berikut contoh rubrik penilaian dengan total 100 poin.

Aspek Penilaian Indikator Bobot
Identitas Usaha Nama usaha, logo, slogan, deskripsi usaha 10
Kelengkapan Halaman Beranda, Profil, Produk/Jasa, Kontak, Tentang Kami 15
Tampilan Website Tema menarik, warna serasi, mudah dibaca, responsif 15
Konten Informasi jelas, lengkap, dan menggunakan bahasa yang baik 15
Produk/Jasa Minimal 5 produk/jasa dengan foto, deskripsi, dan harga (jika ada) 10
Navigasi Menu berfungsi dengan baik, mudah digunakan 10
Kreativitas Desain, ikon, banner, video, atau fitur tambahan 10
Optimasi Blog Label, gambar, tautan, dan SEO dasar (judul & deskripsi) 5
Kontak & Media Sosial Alamat, WhatsApp, email, media sosial atau Google Maps 5
Presentasi Kemampuan menjelaskan website dan menjawab pertanyaan 5
Total 100

Persyaratan Minimal Website

Siswa wajib membuat:

  1. Halaman Beranda.
  2. Halaman Profil Usaha.
  3. Halaman Produk/Jasa (minimal 5 produk).
  4. Halaman Tentang Kami.
  5. Halaman Kontak.
  6. Logo usaha.
  7. Banner/Header.
  8. Menu navigasi.
  9. Foto produk.
  10. Tautan media sosial atau WhatsApp.

Nilai Tambahan (Bonus hingga 10 poin)

  • Menambahkan video promosi.
  • Menggunakan domain khusus.
  • Menambahkan formulir kontak.
  • Menambahkan Google Maps.
  • Mendesain tampilan yang sangat menarik dan profesional.

.

Minggu, 02 Agustus 2026

ANALISIS KELAYAKAN USAHA

 

MATERI PEMBELAJARAN

MAPEL KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN (KIK)

Kelas XII TKJ

BAB

ANALISIS KELAYAKAN USAHA

(Aspek Pasar, Teknis, dan Keuangan)

Alokasi Waktu

5 JP (225 Menit)


A. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian analisis kelayakan usaha.

  2. Mengidentifikasi aspek pasar, aspek teknis, dan aspek keuangan.

  3. Menganalisis kelayakan suatu ide usaha di bidang Teknik Komputer dan Jaringan.

  4. Menentukan apakah suatu usaha layak dijalankan berdasarkan hasil analisis.

  5. Menyusun laporan sederhana analisis kelayakan usaha.


B. PENGERTIAN ANALISIS KELAYAKAN USAHA

Sebelum memulai sebuah usaha, seorang wirausahawan tidak boleh hanya mengandalkan keberanian atau mengikuti tren. Setiap usaha harus dianalisis terlebih dahulu untuk mengetahui peluang keberhasilan dan risiko yang mungkin terjadi.

Analisis kelayakan usaha adalah proses menilai apakah suatu ide usaha layak dijalankan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti pasar, teknis, dan keuangan. Tujuan utamanya adalah mengurangi risiko kerugian dan membantu pengambilan keputusan bisnis.


C. MENGAPA ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENTING?

Analisis kelayakan dilakukan agar:

  • Mengetahui peluang pasar.

  • Menghindari kerugian.

  • Menentukan kebutuhan modal.

  • Menghitung potensi keuntungan.

  • Mengetahui kesiapan sumber daya.

  • Menjadi dasar pengambilan keputusan.


D. TIGA ASPEK UTAMA ANALISIS KELAYAKAN

1. Analisis Aspek Pasar

Aspek pasar bertujuan mengetahui apakah produk atau jasa memiliki calon pembeli.

Hal-hal yang dianalisis:

a. Target Konsumen

Contoh usaha TKJ:

Jasa instalasi WiFi rumah.

Target konsumennya:

  • Rumah tangga

  • UMKM

  • Sekolah

  • Kantor


b. Kebutuhan Pasar

Pertanyaan yang harus dijawab:

  • Apakah masyarakat membutuhkan jasa tersebut?

  • Seberapa besar kebutuhannya?

  • Apakah kebutuhan tersebut terus meningkat?


c. Pesaing

Contoh:

Di Kecamatan terdapat:

  • 3 toko komputer

  • 2 jasa instalasi CCTV

  • 1 penyedia internet

Maka kita harus mencari keunggulan dibanding pesaing.


d. Strategi Pemasaran

Contoh:

  • Facebook

  • Instagram

  • TikTok

  • WhatsApp Business

  • Marketplace


Contoh Analisis Pasar

Usaha:

Jasa Instalasi CCTV

Target pasar:

  • Rumah

  • Toko

  • Gudang

  • Sekolah

Peluang:

Semakin banyak masyarakat membutuhkan keamanan.

Kesimpulan:

Aspek pasar Layak.


2. Analisis Aspek Teknis

Aspek teknis membahas apakah usaha dapat dijalankan dengan sumber daya yang dimiliki.

Yang dianalisis:

a. Lokasi

Contoh:

  • Dekat jalan raya

  • Mudah dijangkau pelanggan

  • Dekat pemukiman


b. Peralatan

Contoh usaha servis komputer:

  • Obeng set

  • Multimeter

  • Tang crimping

  • LAN Tester

  • Laptop

  • Flashdisk Bootable


c. SDM

Apakah memiliki kemampuan:

  • Instalasi Windows

  • Perbaikan Laptop

  • Konfigurasi Router

  • Instalasi CCTV

  • Instalasi Jaringan


d. Proses Operasional

Contoh:

Pelanggan datang

Pengecekan kerusakan

Estimasi biaya

Perbaikan

Pengujian

Penyerahan kepada pelanggan


Contoh Analisis Teknis

Usaha:

Servis Laptop

Lokasi:

Dekat sekolah.

Peralatan:

Sudah tersedia.

Teknisi:

Memiliki sertifikat TKJ.

Kesimpulan:

Aspek teknis Layak.


3. Analisis Aspek Keuangan

Aspek keuangan bertujuan mengetahui apakah usaha dapat menghasilkan keuntungan.

Yang dianalisis:

Modal Awal

Contoh:

KebutuhanBiaya
LaptopRp5.000.000
Tool KitRp700.000
LAN TesterRp250.000
Tang CrimpingRp150.000
Meja KerjaRp500.000
BannerRp300.000

Total Modal

Rp6.900.000


Biaya Operasional

Per bulan

Internet = Rp300.000

Listrik = Rp250.000

Transport = Rp500.000

Lain-lain = Rp450.000

Total

Rp1.500.000


Pendapatan

Misal:

Servis Laptop

20 pelanggan × Rp150.000

= Rp3.000.000

Instalasi WiFi

10 pelanggan × Rp200.000

= Rp2.000.000

Total Pendapatan

Rp5.000.000


Keuntungan

Keuntungan

=

Pendapatan

Biaya Operasional

=

Rp5.000.000

Rp1.500.000

=

Rp3.500.000


Kesimpulan

Usaha masih memberikan keuntungan sehingga secara sederhana dinilai layak untuk dijalankan.


E. CONTOH ANALISIS KELAYAKAN USAHA

Ide Usaha

Jasa Instalasi CCTV

Aspek Pasar

✅ Banyak rumah membutuhkan CCTV

✅ Sedikit pesaing

Kesimpulan

Layak


Aspek Teknis

✅ Peralatan tersedia

✅ Memiliki keterampilan

Kesimpulan

Layak


Aspek Keuangan

Modal

Rp8.000.000

Pendapatan per bulan

Rp7.000.000

Biaya

Rp2.500.000

Laba

Rp4.500.000

Kesimpulan

Layak


F. CONTOH USAHA TKJ YANG DAPAT DIANALISIS

  • Servis Laptop

  • Servis Komputer

  • Instalasi CCTV

  • Instalasi Jaringan LAN

  • Instalasi WiFi

  • Pembuatan Website

  • Jasa Desain Grafis

  • Editing Video

  • Pembuatan Aplikasi Sederhana

  • Penjualan Aksesori Komputer

  • Usaha Affiliate Produk Teknologi

  • Pembuatan Konten Teknologi


G. LATIHAN

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Jelaskan pengertian analisis kelayakan usaha!

  2. Mengapa analisis pasar dilakukan sebelum membuka usaha?

  3. Apa yang dimaksud aspek teknis?

  4. Sebutkan lima contoh biaya operasional usaha!

  5. Mengapa analisis keuangan penting bagi seorang wirausahawan?

  6. Sebutkan tiga contoh usaha di bidang TKJ!

  7. Bagaimana cara mengetahui target pasar suatu usaha?

  8. Apa yang harus dilakukan jika pesaing sudah banyak?

  9. Apa yang dimaksud modal awal?

  10. Bagaimana menentukan bahwa suatu usaha layak dijalankan?


H. RANGKUMAN

  1. Analisis kelayakan usaha dilakukan sebelum membuka usaha.

  2. Analisis membantu mengurangi risiko kerugian.

  3. Tiga aspek utama adalah pasar, teknis, dan keuangan.

  4. Usaha dinilai layak apabila memiliki peluang pasar, mampu dijalankan secara teknis, dan menghasilkan keuntungan secara finansial.

  5. Analisis kelayakan menjadi dasar dalam mengambil keputusan bisnis yang tepat.

Tugas Praktik Fact Checker

 

Tugas Praktik Informatika (2 JP)

Judul

Menjadi Pemeriksa Fakta (Fact Checker) Menggunakan Komputer

Tujuan

Siswa mampu:

  • Mencari informasi melalui internet menggunakan browser.
  • Memverifikasi kebenaran suatu informasi.
  • Menyusun laporan digital menggunakan Google Docs.
  • Berkolaborasi dan mengumpulkan tugas melalui Google Classroom atau Google Drive.

Peralatan

  • Komputer/Laptop
  • Koneksi Internet
  • Browser (Google Chrome/Microsoft Edge)
  • Akun Gmail masing-masing siswa

Langkah Praktik

Tahap 1 (10 menit)

Login menggunakan akun Gmail masing-masing.

Buka:

  • Google Search
  • Google Docs
  • Google Drive

Tahap 2 (30 menit)

Guru membagikan 5-10 contoh berita atau artikel yang sudah disiapkan.

Contohnya:

  • 3 berita benar
  • 3 berita hoaks
  • 2 berita yang dipelintir

Semua siswa mendapat berita yang berbeda sehingga hasil analisis tidak sama.


Tahap 3 (45 menit)

Siswa melakukan pengecekan menggunakan komputer.

Yang harus dilakukan:

✅ Cari sumber asli berita.

✅ Bandingkan minimal dengan 2 sumber lain.

✅ Cari apakah berita tersebut pernah dibahas di situs cek fakta.

✅ Jika ada gambar, gunakan Google Images atau Google Lens di browser untuk melihat asal gambar.


Tahap 4 (30 menit)

Siswa membuat laporan menggunakan Google Docs.

Template laporan:


Nama

Kelas

Tanggal

Analisis Informasi

Judul Berita

....

Link Berita

....

Apakah Berita Benar?

□ Ya

□ Tidak

□ Sebagian Benar

Bukti

Tuliskan minimal dua sumber yang ditemukan.

Kesimpulan

....

Pelajaran yang Diperoleh

....


Kemudian:

  • Simpan di Google Drive
  • Ubah pengaturan menjadi "Siapa saja yang memiliki link dapat melihat"
  • Kirim link melalui Google Classroom atau Google Form.

PERENCANAAN OPERASIONAL USAHA

  BAHAN AJAR KIK KELAS XII TKJ PERENCANAAN OPERASIONAL USAHA Satuan Pendidikan: SMKN 2 Sragen Mata Pelajaran: Kreativitas, Inovasi dan Kew...