Senin, 03 Agustus 2026

Proyek Website

 

Untuk proyek Website Profil Usaha di Blogspot, penilaian sebaiknya tidak hanya melihat tampilan, tetapi juga isi, fungsi, dan kreativitas. Berikut contoh rubrik penilaian dengan total 100 poin.

Aspek Penilaian Indikator Bobot
Identitas Usaha Nama usaha, logo, slogan, deskripsi usaha 10
Kelengkapan Halaman Beranda, Profil, Produk/Jasa, Kontak, Tentang Kami 15
Tampilan Website Tema menarik, warna serasi, mudah dibaca, responsif 15
Konten Informasi jelas, lengkap, dan menggunakan bahasa yang baik 15
Produk/Jasa Minimal 5 produk/jasa dengan foto, deskripsi, dan harga (jika ada) 10
Navigasi Menu berfungsi dengan baik, mudah digunakan 10
Kreativitas Desain, ikon, banner, video, atau fitur tambahan 10
Optimasi Blog Label, gambar, tautan, dan SEO dasar (judul & deskripsi) 5
Kontak & Media Sosial Alamat, WhatsApp, email, media sosial atau Google Maps 5
Presentasi Kemampuan menjelaskan website dan menjawab pertanyaan 5
Total 100

Persyaratan Minimal Website

Siswa wajib membuat:

  1. Halaman Beranda.
  2. Halaman Profil Usaha.
  3. Halaman Produk/Jasa (minimal 5 produk).
  4. Halaman Tentang Kami.
  5. Halaman Kontak.
  6. Logo usaha.
  7. Banner/Header.
  8. Menu navigasi.
  9. Foto produk.
  10. Tautan media sosial atau WhatsApp.

Nilai Tambahan (Bonus hingga 10 poin)

  • Menambahkan video promosi.
  • Menggunakan domain khusus.
  • Menambahkan formulir kontak.
  • Menambahkan Google Maps.
  • Mendesain tampilan yang sangat menarik dan profesional.

.

Minggu, 02 Agustus 2026

ANALISIS KELAYAKAN USAHA

 

MATERI PEMBELAJARAN

MAPEL KREATIVITAS, INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN (KIK)

Kelas XII TKJ

BAB

ANALISIS KELAYAKAN USAHA

(Aspek Pasar, Teknis, dan Keuangan)

Alokasi Waktu

5 JP (225 Menit)


A. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian analisis kelayakan usaha.

  2. Mengidentifikasi aspek pasar, aspek teknis, dan aspek keuangan.

  3. Menganalisis kelayakan suatu ide usaha di bidang Teknik Komputer dan Jaringan.

  4. Menentukan apakah suatu usaha layak dijalankan berdasarkan hasil analisis.

  5. Menyusun laporan sederhana analisis kelayakan usaha.


B. PENGERTIAN ANALISIS KELAYAKAN USAHA

Sebelum memulai sebuah usaha, seorang wirausahawan tidak boleh hanya mengandalkan keberanian atau mengikuti tren. Setiap usaha harus dianalisis terlebih dahulu untuk mengetahui peluang keberhasilan dan risiko yang mungkin terjadi.

Analisis kelayakan usaha adalah proses menilai apakah suatu ide usaha layak dijalankan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti pasar, teknis, dan keuangan. Tujuan utamanya adalah mengurangi risiko kerugian dan membantu pengambilan keputusan bisnis.


C. MENGAPA ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENTING?

Analisis kelayakan dilakukan agar:

  • Mengetahui peluang pasar.

  • Menghindari kerugian.

  • Menentukan kebutuhan modal.

  • Menghitung potensi keuntungan.

  • Mengetahui kesiapan sumber daya.

  • Menjadi dasar pengambilan keputusan.


D. TIGA ASPEK UTAMA ANALISIS KELAYAKAN

1. Analisis Aspek Pasar

Aspek pasar bertujuan mengetahui apakah produk atau jasa memiliki calon pembeli.

Hal-hal yang dianalisis:

a. Target Konsumen

Contoh usaha TKJ:

Jasa instalasi WiFi rumah.

Target konsumennya:

  • Rumah tangga

  • UMKM

  • Sekolah

  • Kantor


b. Kebutuhan Pasar

Pertanyaan yang harus dijawab:

  • Apakah masyarakat membutuhkan jasa tersebut?

  • Seberapa besar kebutuhannya?

  • Apakah kebutuhan tersebut terus meningkat?


c. Pesaing

Contoh:

Di Kecamatan terdapat:

  • 3 toko komputer

  • 2 jasa instalasi CCTV

  • 1 penyedia internet

Maka kita harus mencari keunggulan dibanding pesaing.


d. Strategi Pemasaran

Contoh:

  • Facebook

  • Instagram

  • TikTok

  • WhatsApp Business

  • Marketplace


Contoh Analisis Pasar

Usaha:

Jasa Instalasi CCTV

Target pasar:

  • Rumah

  • Toko

  • Gudang

  • Sekolah

Peluang:

Semakin banyak masyarakat membutuhkan keamanan.

Kesimpulan:

Aspek pasar Layak.


2. Analisis Aspek Teknis

Aspek teknis membahas apakah usaha dapat dijalankan dengan sumber daya yang dimiliki.

Yang dianalisis:

a. Lokasi

Contoh:

  • Dekat jalan raya

  • Mudah dijangkau pelanggan

  • Dekat pemukiman


b. Peralatan

Contoh usaha servis komputer:

  • Obeng set

  • Multimeter

  • Tang crimping

  • LAN Tester

  • Laptop

  • Flashdisk Bootable


c. SDM

Apakah memiliki kemampuan:

  • Instalasi Windows

  • Perbaikan Laptop

  • Konfigurasi Router

  • Instalasi CCTV

  • Instalasi Jaringan


d. Proses Operasional

Contoh:

Pelanggan datang

Pengecekan kerusakan

Estimasi biaya

Perbaikan

Pengujian

Penyerahan kepada pelanggan


Contoh Analisis Teknis

Usaha:

Servis Laptop

Lokasi:

Dekat sekolah.

Peralatan:

Sudah tersedia.

Teknisi:

Memiliki sertifikat TKJ.

Kesimpulan:

Aspek teknis Layak.


3. Analisis Aspek Keuangan

Aspek keuangan bertujuan mengetahui apakah usaha dapat menghasilkan keuntungan.

Yang dianalisis:

Modal Awal

Contoh:

KebutuhanBiaya
LaptopRp5.000.000
Tool KitRp700.000
LAN TesterRp250.000
Tang CrimpingRp150.000
Meja KerjaRp500.000
BannerRp300.000

Total Modal

Rp6.900.000


Biaya Operasional

Per bulan

Internet = Rp300.000

Listrik = Rp250.000

Transport = Rp500.000

Lain-lain = Rp450.000

Total

Rp1.500.000


Pendapatan

Misal:

Servis Laptop

20 pelanggan × Rp150.000

= Rp3.000.000

Instalasi WiFi

10 pelanggan × Rp200.000

= Rp2.000.000

Total Pendapatan

Rp5.000.000


Keuntungan

Keuntungan

=

Pendapatan

Biaya Operasional

=

Rp5.000.000

Rp1.500.000

=

Rp3.500.000


Kesimpulan

Usaha masih memberikan keuntungan sehingga secara sederhana dinilai layak untuk dijalankan.


E. CONTOH ANALISIS KELAYAKAN USAHA

Ide Usaha

Jasa Instalasi CCTV

Aspek Pasar

✅ Banyak rumah membutuhkan CCTV

✅ Sedikit pesaing

Kesimpulan

Layak


Aspek Teknis

✅ Peralatan tersedia

✅ Memiliki keterampilan

Kesimpulan

Layak


Aspek Keuangan

Modal

Rp8.000.000

Pendapatan per bulan

Rp7.000.000

Biaya

Rp2.500.000

Laba

Rp4.500.000

Kesimpulan

Layak


F. CONTOH USAHA TKJ YANG DAPAT DIANALISIS

  • Servis Laptop

  • Servis Komputer

  • Instalasi CCTV

  • Instalasi Jaringan LAN

  • Instalasi WiFi

  • Pembuatan Website

  • Jasa Desain Grafis

  • Editing Video

  • Pembuatan Aplikasi Sederhana

  • Penjualan Aksesori Komputer

  • Usaha Affiliate Produk Teknologi

  • Pembuatan Konten Teknologi


G. LATIHAN

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Jelaskan pengertian analisis kelayakan usaha!

  2. Mengapa analisis pasar dilakukan sebelum membuka usaha?

  3. Apa yang dimaksud aspek teknis?

  4. Sebutkan lima contoh biaya operasional usaha!

  5. Mengapa analisis keuangan penting bagi seorang wirausahawan?

  6. Sebutkan tiga contoh usaha di bidang TKJ!

  7. Bagaimana cara mengetahui target pasar suatu usaha?

  8. Apa yang harus dilakukan jika pesaing sudah banyak?

  9. Apa yang dimaksud modal awal?

  10. Bagaimana menentukan bahwa suatu usaha layak dijalankan?


H. RANGKUMAN

  1. Analisis kelayakan usaha dilakukan sebelum membuka usaha.

  2. Analisis membantu mengurangi risiko kerugian.

  3. Tiga aspek utama adalah pasar, teknis, dan keuangan.

  4. Usaha dinilai layak apabila memiliki peluang pasar, mampu dijalankan secara teknis, dan menghasilkan keuntungan secara finansial.

  5. Analisis kelayakan menjadi dasar dalam mengambil keputusan bisnis yang tepat.

Tugas Praktik Fact Checker

 

Tugas Praktik Informatika (2 JP)

Judul

Menjadi Pemeriksa Fakta (Fact Checker) Menggunakan Komputer

Tujuan

Siswa mampu:

  • Mencari informasi melalui internet menggunakan browser.
  • Memverifikasi kebenaran suatu informasi.
  • Menyusun laporan digital menggunakan Google Docs.
  • Berkolaborasi dan mengumpulkan tugas melalui Google Classroom atau Google Drive.

Peralatan

  • Komputer/Laptop
  • Koneksi Internet
  • Browser (Google Chrome/Microsoft Edge)
  • Akun Gmail masing-masing siswa

Langkah Praktik

Tahap 1 (10 menit)

Login menggunakan akun Gmail masing-masing.

Buka:

  • Google Search
  • Google Docs
  • Google Drive

Tahap 2 (30 menit)

Guru membagikan 5-10 contoh berita atau artikel yang sudah disiapkan.

Contohnya:

  • 3 berita benar
  • 3 berita hoaks
  • 2 berita yang dipelintir

Semua siswa mendapat berita yang berbeda sehingga hasil analisis tidak sama.


Tahap 3 (45 menit)

Siswa melakukan pengecekan menggunakan komputer.

Yang harus dilakukan:

✅ Cari sumber asli berita.

✅ Bandingkan minimal dengan 2 sumber lain.

✅ Cari apakah berita tersebut pernah dibahas di situs cek fakta.

✅ Jika ada gambar, gunakan Google Images atau Google Lens di browser untuk melihat asal gambar.


Tahap 4 (30 menit)

Siswa membuat laporan menggunakan Google Docs.

Template laporan:


Nama

Kelas

Tanggal

Analisis Informasi

Judul Berita

....

Link Berita

....

Apakah Berita Benar?

□ Ya

□ Tidak

□ Sebagian Benar

Bukti

Tuliskan minimal dua sumber yang ditemukan.

Kesimpulan

....

Pelajaran yang Diperoleh

....


Kemudian:

  • Simpan di Google Drive
  • Ubah pengaturan menjadi "Siapa saja yang memiliki link dapat melihat"
  • Kirim link melalui Google Classroom atau Google Form.

Hoaks dan Disinformasi di Era Digital

 

MATERI PEMBELAJARAN INFORMATIKA

Hoaks dan Disinformasi di Era Digital

A. Pendahuluan

Perkembangan internet dan media sosial membuat informasi dapat menyebar dalam hitungan detik. Sayangnya, tidak semua informasi yang beredar merupakan informasi yang benar. Banyak berita palsu (hoaks) yang sengaja dibuat untuk menipu, memprovokasi, atau memperoleh keuntungan tertentu.

Sebagai generasi digital, kita harus memiliki kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya.


B. Pengertian

1. Hoaks

Hoaks adalah informasi palsu yang dibuat seolah-olah benar sehingga dapat menyesatkan masyarakat.

Contoh:

  • Berita tentang artis meninggal padahal masih hidup.
  • Informasi adanya gempa besar tanpa sumber resmi.

2. Misinformasi

Misinformasi adalah informasi yang salah tetapi disebarkan tanpa niat untuk menipu.

Contoh:
Seseorang membagikan informasi jadwal libur sekolah lama karena mengira masih berlaku.


3. Disinformasi

Disinformasi adalah informasi palsu yang sengaja dibuat dan disebarkan untuk menyesatkan atau memengaruhi opini publik.

Contoh:
Membuat berita palsu tentang suatu produk agar masyarakat tidak membelinya.


C. Perbedaan Hoaks, Misinformasi, dan Disinformasi

HoaksMisinformasiDisinformasi
Informasi palsuInformasi salah tanpa sengajaInformasi palsu yang disengaja
Bertujuan menipuTidak ada niat menipuAda tujuan tertentu
Dampaknya besarDampaknya relatif kecilDapat memengaruhi masyarakat

D. Mengapa Hoaks Mudah Menyebar?

  1. Banyak orang langsung membagikan informasi tanpa membaca isi.
  2. Judul berita dibuat sangat menarik (clickbait).
  3. Kurangnya kemampuan memverifikasi informasi.
  4. Emosi seperti marah, takut, atau sedih membuat orang cepat membagikan berita.

E. Ciri-ciri Hoaks

  • Judul sangat provokatif.
  • Menggunakan huruf kapital berlebihan.
  • Banyak tanda seru.
  • Tidak mencantumkan sumber resmi.
  • Foto telah diedit atau diambil dari peristiwa lain.
  • Meminta pembaca segera membagikan informasi.

F. Cara Memeriksa Kebenaran Informasi

1. Periksa sumber berita

Pastikan berasal dari media atau instansi resmi.

2. Baca sampai selesai

Jangan hanya membaca judul.

3. Bandingkan dengan media lain

Jika berita benar, biasanya diberitakan oleh banyak media terpercaya.

4. Periksa tanggal

Sering kali berita lama dibagikan kembali sehingga menimbulkan kesalahpahaman.

5. Periksa foto

Gunakan Google Lens atau pencarian gambar untuk mengetahui apakah foto pernah digunakan sebelumnya.

6. Gunakan situs pemeriksa fakta

Misalnya:

  • Cek Fakta Kompas
  • TurnBackHoax (MAFINDO)
  • Cek Fakta Tempo

G. Dampak Hoaks

  • Menimbulkan kepanikan.
  • Memecah persatuan.
  • Merusak nama baik seseorang.
  • Menimbulkan kerugian ekonomi.
  • Menurunkan kepercayaan masyarakat.

H. Etika Bermedia Digital

Sebelum membagikan informasi, ingat prinsip:

SARING sebelum SHARING

  • Apakah benar?
  • Apakah bermanfaat?
  • Apakah berasal dari sumber terpercaya?
  • Apakah dapat menimbulkan keresahan?

Jika ragu, jangan sebarkan.


I. Kesimpulan

Kemampuan membedakan informasi benar dan palsu merupakan salah satu keterampilan penting dalam literasi digital. Sebagai pengguna internet yang bijak, kita harus selalu berpikir kritis, memeriksa sumber informasi, dan bertanggung jawab terhadap apa yang kita bagikan.

Proyek Website

  Untuk proyek Website Profil Usaha di Blogspot, penilaian sebaiknya tidak hanya melihat tampilan, tetapi juga isi, fungsi, dan kreativitas...