📘 Bagian 2B - Mengenal Pin Arduino Uno R3
Peserta didik mampu memahami fungsi setiap pin pada Arduino Uno R3 dan mengetahui penggunaannya dalam proyek Internet of Things (IoT).
🔌 Tata Letak Pin Arduino Uno
Arduino Uno memiliki beberapa kelompok pin yang memiliki fungsi berbeda. Setiap pin dirancang untuk kebutuhan tertentu, mulai dari menerima data dari sensor, mengendalikan perangkat output, hingga menyediakan sumber tegangan.
| Kelompok Pin | Jumlah | Fungsi |
|---|---|---|
| Digital I/O | 14 Pin (0–13) | Input dan Output Digital |
| Analog Input | 6 Pin (A0–A5) | Membaca Tegangan Analog |
| PWM | 6 Pin | Menghasilkan sinyal PWM |
| Power Pin | 6 Pin | Sumber Tegangan |
| Communication Pin | 2 Pin | Komunikasi Serial TX/RX |
1️⃣ Digital Pin (0–13)
Digital Pin digunakan sebagai Input maupun Output digital. Pin digital hanya mengenal dua kondisi yaitu:
- HIGH = 5 Volt (Logika 1)
- LOW = 0 Volt (Logika 0)
- Menyalakan LED
- Mengontrol Relay
- Membaca Tombol Push Button
- Mengendalikan Buzzer
- Mengontrol Motor Driver
Contoh Program LED
pinMode(13, OUTPUT); digitalWrite(13, HIGH);
2️⃣ Analog Pin (A0–A5)
Analog Pin digunakan untuk membaca perubahan tegangan dari sensor. Berbeda dengan Digital Pin yang hanya mengenal HIGH dan LOW, Analog Pin dapat membaca nilai antara 0 sampai 1023.
Contoh Sensor Analog
- Potensiometer
- Sensor Cahaya (LDR)
- Sensor Gas MQ
- Sensor Suhu LM35
Contoh Program
int sensor; sensor = analogRead(A0);
3️⃣ PWM (Pulse Width Modulation)
PWM digunakan untuk menghasilkan sinyal digital yang menyerupai tegangan analog dengan cara mengatur lebar pulsa (Pulse Width).
Pin PWM pada Arduino Uno adalah:
- Mengatur tingkat kecerahan LED
- Mengatur kecepatan motor DC
- Mengontrol Servo tertentu
Contoh Program PWM
analogWrite(9,150);
Nilai PWM berada pada rentang:
4️⃣ TX dan RX
Pin 0 (RX) dan Pin 1 (TX) digunakan untuk komunikasi serial.
| Pin | Nama | Fungsi |
|---|---|---|
| 0 | RX | Menerima Data |
| 1 | TX | Mengirim Data |
Komunikasi serial digunakan saat:
- Upload Program
- Serial Monitor
- Komunikasi dengan ESP8266
- Komunikasi Bluetooth HC-05
5️⃣ LED Indikator
Arduino memiliki beberapa LED indikator.| LED | Fungsi |
|---|---|
| ON | Menandakan Arduino mendapatkan daya. |
| TX | Berkedip saat mengirim data. |
| RX | Berkedip saat menerima data. |
| L (Pin 13) | LED bawaan untuk latihan Blink. |
6️⃣ Power Pin
Power Pin menyediakan sumber tegangan untuk sensor maupun modul.
| Pin | Fungsi |
|---|---|
| VIN | Tegangan Input |
| 5V | Keluaran 5 Volt |
| 3.3V | Keluaran 3.3 Volt |
| GND | Ground |
| RESET | Reset Arduino |
| IOREF | Referensi Tegangan |
Selalu periksa kebutuhan tegangan sensor sebelum menghubungkannya ke pin 5V atau 3.3V agar perangkat tidak rusak.
📌 Ringkasan
- Digital Pin digunakan untuk Input dan Output digital.
- Analog Pin digunakan membaca sensor analog.
- PWM digunakan mengatur kecepatan motor atau kecerahan LED.
- TX dan RX digunakan untuk komunikasi serial.
- Power Pin menyediakan sumber tegangan untuk modul eksternal.
- LED indikator membantu mengetahui kondisi kerja Arduino.
📝 Latihan
- Apa perbedaan Digital Pin dan Analog Pin?
- Sebutkan enam pin PWM pada Arduino Uno!
- Apa fungsi pin TX dan RX?
- Mengapa pin GND harus dihubungkan ke sensor?
- Jelaskan fungsi LED ON dan LED L!
Membahas Crystal Oscillator, ICSP Header, Voltage Regulator, Memori Arduino, Cara Kerja Arduino, serta Diagram Lengkap Board Arduino Uno.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar