Kamis, 23 Juli 2026

Pengenalan Arduino Bagian 2B

📘 Bagian 2B - Mengenal Pin Arduino Uno R3

Kompetensi:
Peserta didik mampu memahami fungsi setiap pin pada Arduino Uno R3 dan mengetahui penggunaannya dalam proyek Internet of Things (IoT).

🔌 Tata Letak Pin Arduino Uno




Arduino Uno memiliki beberapa kelompok pin yang memiliki fungsi berbeda. Setiap pin dirancang untuk kebutuhan tertentu, mulai dari menerima data dari sensor, mengendalikan perangkat output, hingga menyediakan sumber tegangan.

Kelompok Pin Jumlah Fungsi
Digital I/O 14 Pin (0–13) Input dan Output Digital
Analog Input 6 Pin (A0–A5) Membaca Tegangan Analog
PWM 6 Pin Menghasilkan sinyal PWM
Power Pin 6 Pin Sumber Tegangan
Communication Pin 2 Pin Komunikasi Serial TX/RX

1️⃣ Digital Pin (0–13)

Digital Pin digunakan sebagai Input maupun Output digital. Pin digital hanya mengenal dua kondisi yaitu:

  • HIGH = 5 Volt (Logika 1)
  • LOW = 0 Volt (Logika 0)
Contoh penggunaan Digital Pin:
  • Menyalakan LED
  • Mengontrol Relay
  • Membaca Tombol Push Button
  • Mengendalikan Buzzer
  • Mengontrol Motor Driver

Contoh Program LED

pinMode(13, OUTPUT);

digitalWrite(13, HIGH);

2️⃣ Analog Pin (A0–A5)

Analog Pin digunakan untuk membaca perubahan tegangan dari sensor. Berbeda dengan Digital Pin yang hanya mengenal HIGH dan LOW, Analog Pin dapat membaca nilai antara 0 sampai 1023.

Semakin besar tegangan yang diterima, maka semakin besar pula nilai yang dibaca oleh Arduino.

Contoh Sensor Analog

  • Potensiometer
  • Sensor Cahaya (LDR)
  • Sensor Gas MQ
  • Sensor Suhu LM35

Contoh Program

int sensor;

sensor = analogRead(A0);

3️⃣ PWM (Pulse Width Modulation)

PWM digunakan untuk menghasilkan sinyal digital yang menyerupai tegangan analog dengan cara mengatur lebar pulsa (Pulse Width).

Pin PWM pada Arduino Uno adalah:

3, 5, 6, 9, 10, dan 11

Fungsi PWM
  • Mengatur tingkat kecerahan LED
  • Mengatur kecepatan motor DC
  • Mengontrol Servo tertentu

Contoh Program PWM

analogWrite(9,150);

Nilai PWM berada pada rentang:

0 – 255

4️⃣ TX dan RX

Pin 0 (RX) dan Pin 1 (TX) digunakan untuk komunikasi serial.

Pin Nama Fungsi
0 RX Menerima Data
1 TX Mengirim Data

Komunikasi serial digunakan saat:

  • Upload Program
  • Serial Monitor
  • Komunikasi dengan ESP8266
  • Komunikasi Bluetooth HC-05

5️⃣ LED Indikator

Arduino memiliki beberapa LED indikator.
LED Fungsi
ON Menandakan Arduino mendapatkan daya.
TX Berkedip saat mengirim data.
RX Berkedip saat menerima data.
L (Pin 13) LED bawaan untuk latihan Blink.

6️⃣ Power Pin

Power Pin menyediakan sumber tegangan untuk sensor maupun modul.

Pin Fungsi
VIN Tegangan Input
5V Keluaran 5 Volt
3.3V Keluaran 3.3 Volt
GND Ground
RESET Reset Arduino
IOREF Referensi Tegangan
Catatan:
Selalu periksa kebutuhan tegangan sensor sebelum menghubungkannya ke pin 5V atau 3.3V agar perangkat tidak rusak.

📌 Ringkasan

  • Digital Pin digunakan untuk Input dan Output digital.
  • Analog Pin digunakan membaca sensor analog.
  • PWM digunakan mengatur kecepatan motor atau kecerahan LED.
  • TX dan RX digunakan untuk komunikasi serial.
  • Power Pin menyediakan sumber tegangan untuk modul eksternal.
  • LED indikator membantu mengetahui kondisi kerja Arduino.

📝 Latihan

  1. Apa perbedaan Digital Pin dan Analog Pin?
  2. Sebutkan enam pin PWM pada Arduino Uno!
  3. Apa fungsi pin TX dan RX?
  4. Mengapa pin GND harus dihubungkan ke sensor?
  5. Jelaskan fungsi LED ON dan LED L!
📖 Materi Selanjutnya (Bagian 2C)
Membahas Crystal Oscillator, ICSP Header, Voltage Regulator, Memori Arduino, Cara Kerja Arduino, serta Diagram Lengkap Board Arduino Uno.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengenalan Arduino Bagian 2C

📘 Bagian 2C - Komponen Pendukung Arduino Uno R3 Kompetensi: Peserta didik mampu menjelaskan fungsi komponen pendukung pada Arduino U...