Materi Pembelajaran Teknologi Dasar Otomotif
KD 3.9 Memahami dasar-dasar system hidraulik
Materi Minggu 2 Bulan Januari 2021
Jadwal Daring Jum’at, 15 Januari 2021 Pukul
13.00 -15.00
Pokok Pembahasan “Dasar-Dasar Sistem
Hidrolik Pada Bidang Otomotif ”
PETUNJUK BELAJAR DARING
- Pelajari materi yang diberikan di Halaman Ini
- Kerjakan Evaluasi yang sudah disediakan dihalaman ini dengan mencantumkan Nama lengkap Kelas
- Mengerjakan Evaluasi sebagai salah satu Bukti sudah mempelajari materi ini dan sebagai bukti absensi siswa sudah melaksanakan pembelajaran daring
- Pengerjaan Evaluasi akan direkam Berdasarakan Waktu dan tanggal mengerjan
- Siswa yang telah melaksanakan evaluasi dapat dilihat di bagian Bukti Evaluasi
MATERI PEMBELAJAN
Pengertian Sistem Hidrolik
Kelebihan Dan Kekurangan Sistem Hidrolik
Kelebihan Sistem Hidrolik
- Dapat memindahkan tenaga yang besar dengan komponen yang relatif kecil.
- Pengontrolan dan pengaturan yang lebih mudah.
- Mudah dipindahkan kearah kebalikannya (reversible)
- Melumasi dan merawat diri sehingga umur lebih lama
- Rancangan yang sederhana
- Fleksibilitas
- Tidak menimbulkan kebisingan
- Kontrol
- Efisiensi gaya yang tinggi
- Perlindungan terhadap beban berlebih dengan katup-katup yang bekerja otomatis
Kekurangan Sistem Hidrolik
- Rawan kecelakan akibat tekanan tinggi cairan
- Kebocoran kecil bisa berakibat fatal
- Sistem hidrolik memerlukan komponen dengan presisi yang tinggi
- Membutuhkan perawatan intensif
Komponen Sistem Hidrolik Dan Fungsinya
- Hand Operated Hydraulics Pump: merupakan pompa yang digerakkan menggunakan tangan sebagai backup terhadap pompa utama dan ground check pada sistem hidrolik. Dua langkah dari hand pump akan menghasilkan aliran tekanan hidrolik yang digunakan oleh sistem.
- Power Driven Hydraulics Pump: merupakan pompa tekanan yang mendapatkan tenaga gerak dari mesin luar misal engine atau penggerak lainnya. Tenaga mekanik ini dikonversi menjadi tenaga hidrolik untuk menaikkan tekanan pada sistem. Pada pompa di bedakan menjadi empat bagian yaitu gear, vane, diapragh, dan piston. Pada pompa dan penggerak dihubungkan dengan driven coupling.
- Constant Delivery Pump: merupakan pompa yang menghasilkan massa cairan tertentu dan tidak tergantung pada tekanan yang dibutuhkan sistem. Hal ini berarti tekanan hidrolis yang dihasilkan pompa sama setiap saat. Oleh karena itu dibutuhkan pressure regulator yang berfungsi untuk menyesuiakan tekanan yang dialirkan ke sistem. Pompa tipe ini dibedakan menjadi dua yaitu angular dan cam. Berikut contoh pompa contant tipe angular.
- Stationary Cam Pump: merupakan pompa dimana cam diam sedangkan piston push rod berputar. Pompa ini merupakan kebalikan dari pompa tipe rotation cam.
- Variable Delivery Piston Pump: merupakan pompa yang dilengkapi dengan spider untuk menggerakkan piston sleeve yang mengatur kapan piston menekan cairan. Apabila tekanan mulai menurun maka sleeve akan bergerak kekanan sehingga tekanan menjadi naik kembali dan sebaliknya sleeve akan bergerak kekiri untuk mengurangi tekanan hidrolis. Gerakan sleeve ini diatur oleh hidrolis melalui compensator piston.
- Pipa Metal Rigid
- Pipa Karet
- Single Action merupakan silinder yang hanya dapat mendorong pada satu sisi, sedangkan untuk sisi yang lain biasa menggunakan pegas atau beban atau beratnya sendiri.
- Double Acting merupakan silinder yang dapat mendorong pada kedua sisi. Konstruksi sama seperti single action namun memiliki keuntungan karena memberikan tenaga pada kedua sisi.
- Motor Hidraulic merupakan actuator yang dapat mengubah tenaga hidrolis menjadi gerak putar mekanik yang kontinyu. Berikut macam-macam motor hidrolik yaitu piston hidrolik motor, sliding vane motor, dan gear motor. Berikut contoh motor hidrolik tipe piston.
Simbol-Simbol Sistem Hidrolik
Prinsip Kerja Sistem Hidrolik
Contoh Penggunaan Sistem Hidrolis Pada Kendaraan
- Sistem Rem dimana hidrolis ditekan pada sebuah ruangan yaitu master silinder menggunakan pedal rem. Hidrolis bertekanan dialirkan ke masing-masing piston rem yang kemudian piston rem akan terdorong untuk menggerakan kampas rem atau menekan piringan pada rem cakram.
- Sistem hidrolik power steering, dimana hidrolis diberikan tekanan oleh pompa. Hidrolis bertekanan akan mengalir ke rotary control valve yang akan mengarahkan hidrolis untuk mendorong piston sisi kanan atau kiri untuk membantu menggerakkan rack sehingga lebih ringan.































