JOBSHEET PRAKTIK SISTEM KOMPUTER
Kombinasi Gerbang Logika Menggunakan Tinkercad
Satuan Pendidikan: SMK
Kelas/Fase: X TKJ / Fase E
Mata Pelajaran: Sistem Komputer
Materi: Kombinasi Gerbang Logika
Alokasi Waktu: 4 JP
Media: Tinkercad Circuits
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah melakukan praktik, siswa diharapkan mampu:
Menjelaskan konsep kombinasi gerbang logika.
Membedakan rangkaian satu gerbang dan kombinasi beberapa gerbang.
Membuat rangkaian kombinasi gerbang logika.
Membuat tabel kebenaran.
Menentukan output berdasarkan kondisi input.
Membuat simulasi kombinasi gerbang logika menggunakan Tinkercad.
Menganalisis penerapan gerbang logika pada sistem sederhana.
B. Dasar Teori
1. Apa itu kombinasi gerbang logika?
Kombinasi gerbang logika adalah rangkaian yang menggunakan dua atau lebih gerbang logika untuk menghasilkan suatu output berdasarkan beberapa input.
Contoh:
A dan B → AND → Lampu
merupakan satu gerbang.
Sedangkan:
A dan B → OR → X
X dan C → AND → Output
merupakan kombinasi gerbang.
Secara sederhana:
Input → Gerbang 1 → Gerbang 2 → Output
C. Gerbang yang Digunakan
Pada praktik ini digunakan:
AND
OR
NOT
LED sebagai output
Switch/Push Button sebagai input
Untuk tahap awal, tidak perlu menggunakan Arduino. Tujuannya agar siswa benar-benar memahami logika digital terlebih dahulu.
D. Komponen Tinkercad
Untuk setiap rangkaian:
| Komponen | Jumlah |
|---|---|
| Breadboard | 1 |
| Logic Gate AND | Sesuai rangkaian |
| Logic Gate OR | Sesuai rangkaian |
| Logic Gate NOT | Sesuai rangkaian |
| Push Button/Switch | 2–3 |
| LED | 1 |
| Resistor 220 Ω | 1 |
| Power Supply | 1 |
| Kabel jumper | Secukupnya |
Catatan: Nama dan ketersediaan komponen logic gate di Tinkercad dapat berbeda menurut tampilan akun/versi. Jika IC gerbang tidak tersedia secara langsung, rangkaian dapat dibuat menggunakan Arduino sebagai simulator logika atau menggunakan IC digital yang tersedia.
E. Praktik 1 — Kombinasi AND + OR
Kasus
Sebuah lampu akan menyala apabila:
A OR B bernilai 1
kemudian hasilnya harus memenuhi AND dengan C
Rumus:
Y = (A OR B) AND C
Diagram logika
A ─────┐
│
OR ─────┐
B ─────┘ │
AND ─── Y
C ─────────────┘Langkah Praktik
Buka Tinkercad Circuits.
Buat rangkaian baru.
Masukkan tiga input:
Switch A
Switch B
Switch C
Masukkan gerbang OR.
Hubungkan A dan B ke input OR.
Output OR masuk ke salah satu input AND.
Hubungkan C ke input AND lainnya.
Output AND dihubungkan ke LED.
Tambahkan resistor 220 Ω pada LED.
Jalankan simulasi.
Ubah kondisi masing-masing switch.
Catat kondisi LED.
Tabel Pengamatan
| A | B | C | A OR B | Y |
|---|---|---|---|---|
| 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 0 | 0 | 1 | 0 | 0 |
| 0 | 1 | 0 | 1 | 0 |
| 0 | 1 | 1 | 1 | 1 |
| 1 | 0 | 0 | 1 | 0 |
| 1 | 0 | 1 | 1 | 1 |
| 1 | 1 | 0 | 1 | 0 |
| 1 | 1 | 1 | 1 | 1 |
Pertanyaan
Kapan LED menyala?
Mengapa LED tidak menyala ketika A = 1, B = 0, C = 0?
Apa fungsi gerbang OR?
Apa fungsi gerbang AND?
Tuliskan persamaan logikanya.
F. Praktik 2 — Kombinasi AND + NOT
Kasus
Sebuah sistem keamanan aktif jika:
Sensor pintu A = 1
Sistem keamanan B = 1
Tetapi sensor harus dalam kondisi tertentu menggunakan NOT.
Rangkaian:
Y = A AND NOT B
Diagram
A ─────────────┐
AND ─── Y
B ── NOT ──────┘Tugas
Buat rangkaian tersebut di Tinkercad.
Kemudian buat tabel:
| A | B | NOT B | Y |
|---|---|---|---|
| 0 | 0 | ||
| 0 | 1 | ||
| 1 | 0 | ||
| 1 | 1 |
Pertanyaan
Pada kondisi apa LED menyala?
Apa fungsi NOT dalam rangkaian?
Apa yang terjadi jika input B berubah dari 0 menjadi 1?
G. Praktik 3 — Alarm Rumah Sederhana ⭐
Sekarang kita gunakan kasus yang lebih nyata.
Kasus
Sebuah alarm rumah memiliki:
A = sensor pintu
B = sensor jendela
C = sistem alarm aktif
Alarm berbunyi apabila:
Pintu ATAU jendela terbuka DAN sistem alarm aktif.
Persamaan:
Y = (A OR B) AND C
Rangkaian
Sensor Pintu A ───┐
OR ─────┐
Sensor Jendela B ─┘ │
AND ─── Alarm
Sistem Aktif C ───────────┘Kondisi Input
Anggap:
0 = kondisi normal
1 = kondisi aktif/terbuka
Contoh:
| Pintu | Jendela | Alarm Aktif | Alarm |
|---|---|---|---|
| 0 | 0 | 0 | |
| 0 | 0 | 1 | |
| 0 | 1 | 0 | |
| 0 | 1 | 1 | |
| 1 | 0 | 0 | |
| 1 | 0 | 1 | |
| 1 | 1 | 0 | |
| 1 | 1 | 1 |
Tantangan
Setelah rangkaian berhasil, ubah LED menjadi indikator alarm.
Kemudian tambahkan LED kedua sebagai indikator sistem aktif.
H. Praktik 4 — Sistem Lampu Otomatis
Kasus
Sebuah lampu dapat dinyalakan dengan dua cara:
Sensor cahaya mendeteksi kondisi gelap.
Pengguna menyalakan saklar manual.
Tetapi sistem hanya bekerja jika sistem utama aktif.
Misalnya:
A = sensor gelap
B = saklar manual
C = sistem aktif
Persamaan:
Y = (A OR B) AND C
Buat rangkaian di Tinkercad.
Tugas siswa
Buat kondisi berikut:
| Sensor | Manual | Sistem | Lampu |
|---|---|---|---|
| 0 | 0 | 1 | |
| 0 | 1 | 1 | |
| 1 | 0 | 1 | |
| 1 | 1 | 1 | |
| 1 | 0 | 0 |
Kemudian jawab:
Mengapa lampu tidak boleh menyala ketika sistem utama C = 0?
I. Praktik 5 — Tantangan HOTS 🧠
Sistem Keamanan Ruang Server
Sebuah ruang server mempunyai:
A = pintu terbuka
B = jendela terbuka
C = sistem keamanan aktif
D = teknisi sedang berada di dalam
Aturan:
Alarm menyala jika pintu ATAU jendela terbuka, sistem keamanan aktif, dan tidak ada teknisi di dalam.
Siswa diminta menentukan sendiri persamaan logikanya.
Petunjuk:
A ──┐
OR ─────┐
B ──┘ │
AND ─── Alarm
C ──────────┤
│
D ─ NOT ────┘Tugas
Tentukan persamaan logika.
Buat rangkaian di Tinkercad.
Buat tabel kebenaran.
Uji minimal 8 kondisi input.
Jelaskan kapan alarm menyala.
Jelaskan manfaat sistem tersebut dalam kehidupan nyata.
J. Lembar Hasil Praktik
Nama: ..............................................
Kelas: ..............................................
Kelompok: ..........................................
Checklist
| No | Kegiatan | Berhasil | Belum |
|---|---|---|---|
| 1 | Membuat input A dan B | ☐ | ☐ |
| 2 | Membuat gerbang OR | ☐ | ☐ |
| 3 | Membuat gerbang AND | ☐ | ☐ |
| 4 | Menggabungkan dua gerbang | ☐ | ☐ |
| 5 | Menghubungkan output ke LED | ☐ | ☐ |
| 6 | Membuat tabel kebenaran | ☐ | ☐ |
| 7 | Membuat simulasi alarm | ☐ | ☐ |
| 8 | Menyelesaikan tantangan HOTS | ☐ | ☐ |
K. Refleksi Siswa
Jawablah dengan kalimat sendiri.
Apa perbedaan gerbang logika tunggal dengan kombinasi gerbang logika?
Gerbang apa yang paling mudah dipahami?
Gerbang apa yang masih membingungkan?
Apa hubungan antara tabel kebenaran dengan rangkaian yang dibuat?
Sebutkan satu contoh penggunaan kombinasi gerbang logika dalam kehidupan sehari-hari.
L. Penilaian
| Komponen | Bobot |
|---|---|
| Pemahaman konsep | 20% |
| Ketepatan rangkaian | 30% |
| Tabel kebenaran | 20% |
| Praktik Tinkercad | 20% |
| Analisis & refleksi | 10% |
| Total | 100% |
Kriteria keterampilan
90–100: Rangkaian benar, mampu menjelaskan dan memodifikasi rangkaian.
80–89: Rangkaian benar dan mampu menjelaskan sebagian besar.
75–79: Rangkaian berhasil dengan beberapa kesalahan.
<75: Masih membutuhkan bimbingan.
🎯 Saran saya untuk pelaksanaan 4 JP
Supaya tidak terlalu berat untuk siswa X TKJ, saya akan membaginya:
JP 1: Review AND, OR, NOT + konsep kombinasi
JP 2: Praktik 1 dan 2 di Tinkercad
JP 3: Praktik 3 — Alarm Rumah
JP 4: Praktik 4 + Tantangan HOTS + presentasi singkat
Dengan pola ini siswa tidak sekadar "menggambar gerbang", tetapi mulai memahami pola:
Masalah nyata → Input → Gerbang Logika → Output
Dan ini menjadi jembatan yang bagus sebelum Bapak masuk ke tabel kebenaran dan persamaan logika pada pertemuan berikutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar