Kamis, 09 September 2021

PERAWATAN SISTEM PENGISIAN(PEMERIKSAAN V BELT)

 

Pada sistem pengisian V belt berfungsi untuk meneruskan putaran mesin ke alternator. Apabila tegangan V belt kurang maka akan menyebabkan terjadinya slip sehingga kecepatan putaran alternator kurang dan akibatnya out put alternator kurang.

 

Penurunan tegangan V belt disebabkan oleh keausan V belt karena faktor usia atau perubahan penyetelan. Kerusakan yang terjadi pada V belt akibat dimakan usia, diantaranya: V belt aus, elastisitas menurun dan V belt menjadi pecah. apabila kerusakan pada V belt tidak diperhatikan maka terdapat kemungkinan V belt putus pada saat kondisi mesin hidup.

Langkah-langkah dalam pemeriksaan V belt, yaitu:

·      Lepas V belt dari kemungkinan retak, rip lepas retak atau cacat

·      Pasang kembali dan setel tegangan V belt dengan menekan dengan kekuatan 10 kg, standar defleksi untuk belt lama = 7-10mm dan untuk belt baru = 5-7 mm.

Untuk jenis v belt juga harus memeriksa pemasangannya terhadap pully. Pemeriksaan Belt tipe multi V. Besar difleksi untuk belt lama sebesar 7-8 mm, sedangkan belt baru 5-7 mm dengan tegangan belt  45-55 kg untuk belt baru dan 20-35 kg untuk belt lama.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MONITORING SUHU MENGGUNAKAN ARDUINO UNO DAN SENSOR TMP36

JOBSHEET PRAKTIK IoT KELAS XII TKJ MONITORING SUHU MENGGUNAKAN ARDUINO UNO DAN SENSOR TMP36 Simulasi Tinkercad Circuits A. IDENTITAS Mata Pe...